Singapura tetap jadi tuan rumah Formula 1 hingga 2021

Sabtu, 16 September 2017 | 15:19 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Grand Prix Singapura akan tetap masuk kalender Formula 1 sampai 2021. Demikian dikonfirmasi badan pelaksana olahraga dan balapan itu pada Jumat (15/9/2017), setelah menyetujui perpanjangan kesepakatan selama empat tahun dari kontrak saat ini.

Seandainya kesepakatan ini tidak tercapai, maka balapan Minggu di negara-kota ini akan menjadi yang terakhir.

"Saya sangat senang bahwa semua pihak yang terlibat mampu sepakat pada urusan-urusan komersial untuk perpanjangan ketika Formula 1 dan, saya yakin, Singapura telah bersikap baik satu sama lain," kata Menteri perdagangan dan industri Singapura S. Iswaran kepada para pewarta di sirkuit jalanan Marina Bay seperti dilansir Reuters.

"Selama dekade terakhir balapan Singapura telah menghadirkan banyak elemen inovatif dan menjadi salah satu ajang paling ikonik dan paling dinanti di kalender F1," ujarnya.

Balapan malam hari pertama di olahraga ini menandai perayaan sepuluh tahun penyelenggaraan pada tahun ini, dan telah mengukir namanya sebagai salah satu ajang Formula 1 paling glamor dan populer.

Mobil-mobil memacu kecepatan di sirkuit jalanan yang dibanjiri lampu di jantung Singapura dengan latar belakang gedung-gedung pencakar langit yang berkilau, sedangkan para penonton dihibur pula dengan berbagai pentas musik. Calvin Harris, Ariana Grande, dan Seal akan menjadi pengisi acara tahun ini.

Ketua eksekutif Formula 1 Chase Carey, yang menggantikan mantan "orang kuat" Bernie Ecclestone pada Januari, menyebut balapan ini sebagai ajang "khas".

"Kami sangat senang bahwa (balapan) ini akan terus masuk dalam kalender untuk empat tahun mendatang," tambahnya.

Singapura, bersama China, telah masuk dalam daftar penyelenggara Formula 1 pada kalender untuk tahun depan.

Perpanjangan kontrak menghapus keraguan tersebut dan juga mengamankan masa depan Formula 1 di wilayah itu.

Negara tetangga Malaysia juga menyelenggarakan Grand Prix, namun balapan bulan depan di Sirkuit Sepang akan menjadi yang terakhir.

"Kami sekarang telah berada di sini selama sepuluh kali dan menurut saya ini merupakan balapan klasik," kata pebalap Ferrari Sebastian Vettel. kbc10

Bagikan artikel ini: