Kata Jokowi soal prospek bisnis kambing

Senin, 25 September 2017 | 07:04 WIB ET

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, kalkulasi hitung-hitungan ekonomi, beternak kambing atau sapi untungnya sangat menjanjikan.

Ia menunjuk dirinya sendiri, sepuluh bulan yang lalu membeli 5 ekor kambing, terdiri atas 3 betina dan 2 jantan. Setelah 10 bulan, sekarang menjadi 11 kambing setelah beranak, artinya ada tambahan 6 ekor. Oleh karena itu, Jokowi mengajak masyarakat tak ragu menjadi peternak.

“Ya ini domba saya kira lumayan gemuk dan tidak kurus-kurus amat kaya saya. Yang ini baru lahir 2 bulan yang lalu, ya 2 bulan yang lalu. Saya kira juga cukup lumayan gemuk,” kata Presiden Jokowi menunjuk kambing miliknya saat menghadiri Jambore Peternakan Nasional Tahun 2017 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (24/9) siang.

Pemerintah, lanjut Presiden, masih terus melihat bagaimana membangun sebuah industri peternakan yang betul-betul seperti sebuah korporasi besar yang jumlahnya banyak tapi yang memiliki adalah rakyat, yang memiliki adalah peternak-peternak yang bergabung, terkonsolidasi dalam sebuah organisasi. “Entah bentuk PT, dalam bentuk koperasi, entah dalam bentuk gabungan peternakan dalam jumlah yang banyak,” tuturnya.

Dengan demikian, sambung Presiden, hitung-hitungan dari sisi bisnis, dari sisi ekonomi itu betul-betul menguntungkan dan memberikan manfaat yang tinggi kepada masyarakat semuanya. kbc4

Bagikan artikel ini: