Produsen benih asal India ekspansi ke Pasuruan, ini nilai investasinya

Senin, 25 September 2017 | 18:37 WIB ET

PASURUAN, kabarbisnis.com: Produsen benih, Prasad Seeds, melakukan ekspansi ke Indonesia dengan membangun pabrik benih jagung dan padi hibrida di Kawasan Industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) Kabupaten Pasuruan.

Melalui anak usahanya, PT Prasad Seeds Indonesia, perusahaan asal India tersebut menginvestasikan US$ 10 juta pada tahap awal untuk membangun pabrik benih berkapasitas 5.000 ton per tahun yang rencananya mulai beroperasi pada April 2018. Investasi ini dilakukan Prasad Seeds bekerjasama dengan produsen benih PT Advanta Seeds Indonesia

Chairman & Managing Director Prasad Seeds, K Prasad mengatakan, produksi benih di pabrik Pasuruan ini nantinya akan ditujukan untuk pasar domestik. Saat ini menurutnya kebutuhan benih jagung dan padi hibrida di Indonesia terus meningkat. Pemerintah Indonesia pun terus mendorong penggunaan benih hibrida untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Sementara di sisi lain pasokan benih hibrida di Indonesia masih kurang sehingga banyak benih impor masuk. Karenanya kami optimis dengan pendirian pabrik di Pasuruan ini bisa turut berkontribusi dalam pemenuhan benih hibrida di Indonesia,” tuturnya di sela Groundbreaking Pabrik Prasad Seeds di Pasuruan, Senin (25/9/2017).

Ia menambahkan, pabrik di Pasuruan yang berdiri di lahan seluas 2,1 ha ini akan menggunakan teknologi terkini dari Jerman yang diklaim menghasilkan proses pengeringan benih lebih baik. Kedepan, Prasad mengatakan pihaknya siap memperluas kapasitas pabrik ini menjadi 2 kali lipat menjadi 10.000 ton per tahun dengan investasi diperkirakan mencapai US$ 15 juta.

CEO Global Bussiness Prasad Seeds, Ashok Kumar Jha, menambahkan pembangunan pabrik ini sejalan dengan  misi pemerintah Indonesia untuk meningkatkan adopsi benih hibrida baik di komoditas jagung maupun padi. Kbc8

Bagikan artikel ini: