Phapros salurkan dana kemitraan Rp749 miliar untuk UMKM

Selasa, 26 September 2017 | 09:53 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), PT Phapros Tbk menyalurkan dana kemitraan tahap II-2017 kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Direktur Utama PT Phapros, Tbk, Barokah Sri Utami (Emmy) mengatakan, penyaluran dana kemitraan tersebut untuk mengembangkan kemampuan usaha kecil agar mandiri sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, serta tercipta pemerataan pembangunan dan perluasan lapangan kerja di daerah.

Dengan program ini, dia berharap mitra binaan akan memperoleh peningkatan kemampuan dalam mengembangkan pasar dan mengakses perolehan modal.

"Total dana yang dikucurkan pada tahap II-2017 ini sejumlah Rp 749 juta dengan menjaring 6 calon mitra binaan dari Semarang, 1 calon mitra dari Salatiga, 2 calon mitra dari Magelang, 4 calon mitra dari Kudus, 1 calon mitra dari Temanggung, 1 calon mitra dari Pekalongan, 1 calon mitra dari Yogyakarta. Jadi, total mitra yang akan mendapatkan pinjaman lunak hari ini ada 16 dan berasal dari berbagai macam usaha seperti industri makanan, batik dan lainnya," ujar Emmy dalam keterangan resminya kepada merdeka.com di Jakarta, Senin (25/9/2017).

Emmy menambahkan, sejak tahun 1997 hingga semester II-2017, total dana kemitraan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp 25 miliar dengan 168 mitra binaan aktif.

"Kami berharap program kemitraan ini bisa terus membantu pengusaha kecil dan menengah untuk bisa lebih mandiri secara finansial dan membantu peningkatan ekonomi daerah masing-masing," lanjutnya.

Selain dihadiri oleh manajemen Phapros, acara penyaluran dana ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat dinas terkait dan Kadin Jateng. Acara penyaluran dana kemitraan ini dilanjutkan dengan pelatihan tentang dasar-dasar pemasaran untuk usaha kecil, mikro & menengah, manajemen resiko, dan pembukuan sederhana serta cara menggunakan sms banking dari Bank Mandiri. Pelatihan tersebut merupakan bentuk perhatian Phapros kepada para mitra binaan.

Tujuannya adalah agar bisa membantu pengusaha dalam mengendalikan keuangan usaha yang ditekuninya, dengan meningkatkan kesadaran pentingnya manajemen keuangan dan resiko dalam menjalankan bisnis.

"Kita senantiasa memfasilitasi eksistensi para mitra dengan ikut serta dalam berbagai ajang pameran UKM baik di taraf lokal maupun nasional seperti inacraft yang rutin diadakan setiap satu tahun sekali," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: