Kementerian PUPR siapkan duit segede ini untuk pembiayaan rumah bersubsidi 2018

Kamis, 05 Oktober 2017 | 06:34 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan dana sebesar Rp3-4 triliun untuk fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) tahun 2018. Dana tersebut bisa membiayai sekitar 42.000 rumah bersubsidi lewat kredit perbankan.

Direktur Perencanaan Pembiayaan Perumahan Eko D Heripoerwanto mengatakan, alokasi anggaran ini mengacu realisasi anggaran 2017. “Tahun ini hanya bisa menyerap 40.000 unit rumah untuk FLPP. Maka untuk tahun depan ya cuma ditambah 2.000 unit,” kata Eko D. Heripoerwanto.

Eko mengatakan, tahun ini terjadi pemangkasan anggaran FLPP dari Rp 9,7 triliun menjadi Rp 3,1 triliun. Hal ini disebabkan PT Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) terbesar sudah berhenti menyalurkan FLPP, dan beralih ke subsidi selisih bunga (SSB). Selain itu, Kementerian PUPR menilai kemampuan pengembang dalam membangun perumahan belum memenuhi target. kbc3

Bagikan artikel ini: