Telkom dorong komunitas UKM digital intensifkan e-commerce

Senin, 16 Oktober 2017 | 18:48 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dalam hal ini Unit Community Development Center (CDC) terus berupaya mendorong mitra binaan UKM-nya menuju platform pasar online yang bertujuan untuk membantu memasarkan produknya di pasar global.  Salah satunya adalah memberdayakan UKM digital Telkom yang ada di komunitas Star up bisnis.

Menurut  Manager Telkom CDC Jatim Bali Nusra, Dadi Ahdyan Ardiwinata mengatakan, pemberdayaan ekonomi digital tersebut untuk menjunjang ekonomi masyarakat dalam  bentuk komunitas star up bisnis, katanya dalam suatu kunjungan di UKM Kampung Herbal di Genteng Candirejo, Surabaya (12/10/2017).

"Saya pribadi menyampaikan apresiasi kepada semua pengelola UKM kampung herbal yang hampir semuanya sudah menjadi pelaku UKM digital dan sudah menjadi komunitas Kampung Digital." kata Dadi didampingi Asman Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL)  Moch. Samsuri, Asman CDC Witel Surabaya Puji Harsono dan Koordinator UKM Kampung Herbal Mahardhika.

Sebelum Telkom menggelontorkan pinjaman bergulir, kata Dadi, terlebih dahulu memberikan pembekalan kepada semua calon mitra UKM Binaan Telkom dan tahap selanjutnya adalah pembinaan.

"Pembinaan dimaksudkan agar UKM bisa lebih maju lagi. Karena, Telkom tidak hanya menyalurkan pinjaman bergulir, tapi juga memberikan fasilitas lain berupa pembinaan, pelatihan, dan diajak ke beberapa pameran skala lokal maupun nasional." tegas Dadi.

Sementara itu Koordinator UKM Kampung Herbal Mahardhika berharap agar limit pinjaman diperbanyak sampai Rp 150 juta. Dan beban administrasinya juga diturunkan,” harap Mahardhika didampingi istrinya Fahrida yang juga pengelola Kampung Herbal.

Menanggapi itu, Pudji Harsono selaku Asisten Manejer CDC Community Development Center Telkom Witel Surabaya mengakui bahwa Telkom menyalurkan pinjaman bergulir berdasarkan proposal yang diajukan oleh UKM atau IKM. Kebetulan, dari 15 UKM yang ada di Kampung Herbal Genteg Candirejo, sebanyak 8 diantaranya merupakan binaan Telkom.

“Yang kami ajak ikut pameran ialah UKM dengan produknya food, craft, dan fashion. Di setiap kelompok UKM binaan Telkom yang mau ikut pameran, maka kita menghubungi ketuanya dulu. Seperti disini, ada Komunitas UKM Gencar (Genteng Candirejo),” katanya.

Terkait dengan pinjaman bergulir itu, Puji memberi kabar baik bahwa administrasi yang dikenakan kepada mitra binaan Telkom sekarang ini turun. Yang tadinya sebesar 6% menjadi 3%. kbc4

Bagikan artikel ini: