Tahun depan, Alibaba bakal rilis pusat data di Indonesia

Jum'at, 20 Oktober 2017 | 08:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Alibaba Group kian memperkuat jaringan bisnisnya di Indonesia. Bahkan perusahaan e-commerce raksasa asal China ini telah menyuntikkan dana investasi kepada Tokopedia. Sebelumnya Alibaba Group telah masuk ke Indonesia melalui Lazada. Bahkan akhir-akhir ini Alibaba Group telah meluncurkan UC Ads di Indonesia.

Terbaru, Alibaba Cloud bakal meluncurkan data center di Indonesia pada kuartal pertama 2018. Hal tersebut terungkap dari Business Development Manager Alibaba Indonesia Irwan Wibobo pada acara Local Start Up Fest di Jakarta, Kamis (19/10/2017).

"Manfaatnya kita compile dengan anggaran pemerintah. Kedua dengan data center local pengaksesan internet akan lebih cepat. Ketiga otomatis akan menjadikan efisiensi anggaran lantaran data kelola yang mahal," ungkap Irwan.

Asal tahu saja Alibaba Cloud sudah memiliki 26 data center di seluruh dunia di antaranya ada di Amerika Serikat, Jepang, Australia, Singapura, dan Dubai. Bahkan sudah memiliki lebih dari 1 juta konsumen. Di Tiongkok sendiri, Alibaba Cloud sudah menguasai 40,7 persen pasar.

Terdapat lima produk dan layanan utama Alibaba Cloud yakni compute, storage and CDN, security, database, dan networking.

Alibaba Cloud sendiri dirancang guna memperkuat ekosistem online dan mobile commerce. Selain itu juga menjual cloud-computing service guna mendukung penjualan dan pihak ketiga yang terhimpun melalui ekosistem Alibaba Cloud. kbc10

Berikut perkembangan bisnis Alibaba Group:

1999 : Alibaba Group didirikan oleh Jack Ma

2003  : Taobao

2004  : Alipay

2007  : Alimama

2008  : TMall

2009  : Alibaba Cloud

2010  : Alibaba Express

2013  : Cainiao

2014  : Ant finacial

Bagikan artikel ini: