Bangun PLTS, PJB gandeng Pemkot Surabaya dan ITS

Selasa, 24 Oktober 2017 | 19:52 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Pembangkitan Jawa-Bali atau PJB (Persero) terus berupaya meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan dalam proses produksi tenaga listrik. Setelah berhasil mengembangkan pembangkit tenaga listrik dari energi sampah di daerah Benowo Surabaya, PJB kembali meneken kerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan membangun panel surya di beberapa lokasi di Surabaya.

“Kerjasama ini untuk membangun panel surya di beberapa daerah yang terbuka di Surabaya yang tidak digunakan Pemkot. Pemkot menyediakan lahan, PJB menyediakan panel surya, pendanaan serta take over. Sementara ITS menyediakan teknologinya,” ujar Direktur Utama PJB Iwan Agung Firstantara di Surabaya, Senin (23/10/2017).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa untuk pembangunan panel surya di lahan seluas 1 hektar dibutuhkan investasi sekitar US$ 1,2 juta. Dan dari panel surya tersebut akan bisa menghasilkan tenaga listrik sekitar 1 megawatt (MW).

“Dari MoU ini kita detailkan semuanya. Tetapi harapan kami tahun depan sudah bisa dilaksanakan dan beroperasi,” tambah Iwan.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan bahwa Pemkot Surabaya memiliki lahan di beberapa lokasi di wilayah Surabaya Barat yang cukup luas. Nantinya, lahan tersebut bisa digunakan untuk membangun panel surya sebagai alternatif tenaga listrik yang bisa menerangi Surabaya.

Menurutnya, Ada beberapa lokasi di wilayah Surabaya Barat. Tinggal nanti bisa dipilih mana yang sesuai dan bisa digunakan untuk pembangunan panel surya. Untuk itu, ITS akan melakukan survei lokasi.

“Karena ke depan, siapa yang bisa menjamin bahwa energi fosil, energi turbin bisa memenuhi kebutuhan listrik di Surabaya. Karena saat ini sudah banyak gedung vertikal di Surabaya. Kalau kebutuhan banyak dan tidak bisa memenuhi kan repot. Makanya kita harus memaksimalkan tenaga alternatif lain yang bisa digunakan,” kata Tri Risma.

Selain mengembangkan listrik tenaga sampah dan listrik tenaga matahari, PJB juga sedang mempelajari beberapa potensi energi alternatif lain yang dimiliki Surabaya, diantaranya adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga air di sungai Jagir Surabaya.

“Ini masih kita kaju karena di sungai Jagir itu, walaupun musim kemarauasih ada aliran airnya,” pungkas Iwan.kbc6

Bagikan artikel ini: