PLN Jatim tingkatkan keandalan listrik di pulau Kangean, Sapudi dan Gili Genting

Jum'at, 27 Oktober 2017 | 20:27 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT PLN terus melakukam percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di kepulauan kecil di Madura utamanya di Sumenep. Selain di Gili Iyang, PLN Distribusi Jatim juga tengah melakukan peningkatan keandalan listrik di tiga pulau kecil lainnya,  yaitu pulau Kangean, pulau Sapudi dan pulau Gili Genting.

“Kalau di Gili Iyang kami membangun pembangkit dan jaringan kelistrikan dari nol karena di sana masih belum ada listrik PLN. Tetapi kalau di Kangean, Sapudi dan Gili Genting tidak, kami hanya akan melakukan penambahan kapasitas mesin pembangkit karena di sana sudah ada jaringan PLN yang terbangun,” ujar Manajer Komunikasi Hukum dan Adminitrasi PLN Distribusi Jatim Wisnu Yulianto di Suranaya, Kamis (26/10/2017).

Dijelaskan Wisnu, saat ini di Sapudi sudah ada pembangkit dari diesel yang aktif dengan kapasitas 5 X 500 KW. Dengan semakin naiknyav kebutuhan listrik yang harus dipenuhi, maka  PLN akan menambah mesim pembangkit listrik tenaga diesel sebesar 6X500 KW. Melalui penambahan ini, maka kapasitas PLTD di Sapudii akan mencapai 5,5 MW.

“Harga satu mesin pembangkit ini mencapaj sekitar Rl 2,9 miliar. Jadi investasi yang kami butuhkan untuk pembelian enam mesin pembangkit ini mencapai sekitar Rp 11,56 miliar. Dan target kami, minggu pertama bulan November 2017 proyek ini sudah mulai dikerjakan,” katanya.

Sementara di Kangean, saat ini sudah ada mesin pembangkit listrik tenaga diesel dengan kapasitas 10 X 500 KW dengan produksi sekitar 5 MW. Dalam rencana pengembangannya, akan ada lima mesin berkapasitas 10 X 500 KW. Melalui langkah ini maka pasokan listrik untuk kepulauan Kangean pada akhir tahun ini ditargetkan mencapai 10 MW.  

“Karena Kangean ini pulaunya lebih besar dan lebih hidup. Dengan penambahan keandalan listrim disana akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, apalagi di sana ada pabrik pengolahan ikan,” katanya.

Sedangkan untuk Gili Genting akan dilakukan penambahan meson pembangkit diesel 3 X 500 KW dari saat ini yang hanya 2 X 500 KW. Sehingga nantinya pasokan listrik untuk pulau Gili Genting akanencapau 2,5 MW. “Tahun ini, untuk program pembangunan infrastruktur memang kami kosentrasikan di kepulauan kec sekitar pamekasan. Karena rasio elektrifikasi Semenep  ini paling rendah, hanya sekitar  53,85 persen. Padahal rasip elektrofomasi Jatim saat ini sudah mencapai 91 persen,” punglas Wisnu.kbc6

Bagikan artikel ini: