Golongan pelanggan listrik rumah tangga bakal disederhanakan

Selasa, 07 November 2017 | 20:21 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah berencana memangkas golongan pelanggan listrik pada segmen rumah tangga. Hal ini untuk menyederhanakan klasifikasi pelanggan PT PLN (Persero).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengungkapkan, penyederhanaan dilakukan karena selama ini terlalu banyak golongan pelanggan rumah tangga yang terbagi dalam beberapa kelompok daya antara lain 450 Volt ampere (Va), 1.300 Va, dan 2.200 Va.

"Iya enggak usah begitu sekarang golongannya 450, 900, 1.300, 2.200. Enggak begitu," kata Jonan, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Jonan mengungkapkan, golongan rumah tangga cukup dibedakan dalam dua jenis golongan, yaitu penerima subsidi dan nonsubsidi. Kemudian golongan tersebut disamakan, meski daya listrik yang digunakan berbeda.

"Kecuali yang disubsidi 450 dan 900 Va lainnya, enggak usah mepet kecil-kecil begitu," ujar dia.

Jonan menuturkan, PT PLN (Persero) telah menyepakati penyederhanaan golongan pelanggan listrik rumah tangga. Untuk mematangkan rencana tersebut, dia akan melakukan rapat dengan pihak PLN.

"Bahkan PLN sendiri sudah sepakat untuk mengubah kelas golongan. Nanti siang saya mau rapat juga," tutur Jonan.

Sekadar diketahui, saat ini konsumsi listrik masyarakat Indonesia per kapita sebesar 980 Kilowatt per hour (kWh) per tahun. Rasio elektrifikasi di Indonesia sampai dengan saat ini mencapai 93,08 persen. kbc10

Bagikan artikel ini: