Gandeng PLN, REI Jatim pastikan pasokan listrik untuk proyek perumahan

Rabu, 08 November 2017 | 17:40 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Jatim menjalin kerjasama dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jatim dalam penyediaan tenaga listrik untuk proyek-proyek perumahan milik anggota REI Jatim.

Ketua Umum DPD REI Jatim, Danny Wahid mengatakan, melalui kerjasama ini nantinya PLN Distribusi Jatim akan berkomitmen menyediakan jaringan listrik untuk proyek perumahan anggota REI di wilayah Jatim dengan kualitas pasokan listrik yang handal dan harga sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan DPD REI Jatim akan mendorong anggotanya untuk menggunakan dan mempercayakan kebutuhan daya listrik dari PLN sebagai pelanggan PLN dalam pengembangan bisnis seluruh anggotanya.  

“Saat ini DPD REI Jatim adalah DPD REI dengan jumlah anggota paling banyak di Indonesia. Anggota aktif kami mencapai 527 perusahaan dimana tiap perusahaan mempunyai 2-3 proyek perumahan. Artinya ada lebih dari seribu proyek perumahan yang semuanya pasti membutuhkan jaringan listrik. Kerjasama ini untuk memastikan ketersediaan listrik bagi proyek-proyek tersebut sekaligus mendukung program pemerintah dalam penyediaan perumahan untuk masyarakat,” katanya di sela penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara DPD REI Jatim dengan PLN Distribusi Jatim di Kantor PLN Distribusi Jatim di Surabaya, Rabu (8/11/2017).

Danny menambahkan, saat ini PLN sudah sangat mendukung proyek-proyek dari Anggota REI. Beberapa program seperti Biaya Pemasangan yang bisa dicicil hingga syarat minimal penggelaran jaringan PLN yang diturunkan dari 50% progress pembangunan menjadi hanya 10% juga dianggap langkah maju untuk mendukung kelancaran proyek perumahan.

“Dulu jaringan baru PLN baru bisa digelar jika pembangunan perumahan sudah mencapai 50%, kini sudah diturunkan menjadi 10%. Artinya ketika pembangunan suatu perumahan sudah mencapai 105 jaringan PLN kini sudah bisa digelar. Ini sangat membantu kami para pengembang untuk mengatur cash flow,” kata Danny.

Sementara itu, General Manager PLN Distribusi Jatim,  Dwi Kusnanto, mengatakan pihaknya siap mendukung pengadaan jaringan listrik untuk proyek perumahan di Jatim terutama yang dikembangkan Anggota REI. Saat ini menurutnya Jatim masih mengalami surplus produksi listrik hingga 1.401 megawatt (MW).  

“Dari rasio kebutuhan beban puncak dan daya mampu kami, masih ada cadangan daya 1.401 MW yang siap disalurkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen di Jatim termasuk kepada perusahaan pengembang perumahan yang tergabung dalam REI ini. Jika sebelumnya beredar kabar kalau kami tidak bisa memenuhi pemasangan baru karena kekurangan daya saya pastikan itu kabar hoax,” katanya.

Saat ini daya mampu sistem pembangkit PLN di Jatim mencapai 8.822 MW dengan beban puncak 5.285 MW. Sistem pembangkit di Jatim juga menyuplai kebutuhan listrik untuk Jawa Tengah sebesar 1.816 MW dan  Bali sebesar 320 MW.

PLN Distribusi Jatim sendiri melayani 10,9 juta pelanggan dengan daya terpasang mencapai 18.183 MW. Diperkirakan, pelanggan PLN akan bertambah menjadi 11 juta pelanggan pada akhir tahun 2017.

“Melalui kerjasama dengan REI Jatim ini kami juga berkomitmen untuk selalu memberi pelayanan prima dengan menyediakan account executive di setiap PLN Area yang mernbenkan pelayanan cepat dan transparan baik dari sisi pelayanan maupun dari sisi pelayanan teknik,” tutur Dwi Kusnanto. kbc8

Bagikan artikel ini: