Ciputra bangun mixed used apartment di Yogyakarta mulai Rp400 jutaan

Kamis, 09 November 2017 | 21:13 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Sukses mengembangkan kawasan perumahan landed house, yakni CitraSun Garden dan CitraGrand Mutiara Yogyakarta, Ciputra Group kembali memperkuat pasar di Yogyakarta, dengan mengembangkan proyek superblock (mixed use) dengan nama Barsa City.

Barsa City yang menempati lahan seluas 1,7 hektare  tersebut selain akan dikembangkan apartemen dua tower, juga Shopping Gallery, ShopHouse, ruko serta hotel.

Associate Director Ciputra Group, Andy Soegihardjo mengatakan, potensi pasar apartemen di Yogyakarta cukup besar. Selain potensi untuk disewakan tinggi karena sebagai salah satu kota pendidikan, juga harga lahan di Yogyakarta sudah cukup tinggi.

"Karena harga landed house yang sudah mahal untuk lokasi di kota, makanya pilihannya adalah apartemen," kata Andy di sela product knowledge Barsa City di Ciputra World Surabaya, Kamis (9/11/2017).

Barsa City berlokasi strategis di pusat kota, tepatnya di Jl. Raya Laksda Adisucipto yang merupakan forntage ke Solo. Selain dekat dengan bandara dan jalan lingkar Yogyakarta, Barsa City juga dekat dengan beberapa perguruan tinggi, seperti Atmajaya, UPN, STIE, YKPN, Stikes, dan STTNAS.

'Tidak salah jika Barsa City juga bisa disebut apartemen kampus, meski sasaran kita bukan hanya mahasiswa namun lebih ke generasi milenial, mulai usia kuliah, pegawai, hingga keluarga muda," jelas Andy.

General Manager Barsa City, Mushollin menuturkan, selain untuk hunian, nilai investasi di Barsa City juga tinggi, jika melihat lokasinya yag berada dekat dengan kawasan kampus.

"Karena potensi untuk disewakan tinggi. Sebagai gambaran, sewa apartemen di daerah Yogyakarta untuk ukuran studio rata-rata Rp 3 juta - 3,5 juta per kamar per bulan. Jadi dengan harga Rp 400 jutaan, nilai investasinya menjanjikan," bebernya.

Barsa City, lanjut dia, akan dubangun dua tower dengan total kapasitas mencapai 779 unit. Ada beberapa pilihan tipe yang ditawarkan, mulai tipe studio, tipe Deluxe, juga 1BR, dan 2 BR. Selain area komersial, sejumlah fasilitas juga disiapkan di Barsa City, seperti kolam renang, gym, sky garden, jogging track, co-working space.

"Kami menawarkan harga perdana mulai Rp 400 jutaan per unit dengan cara bayar cash atau KPA dengan DP 36% yang bisa dicicil hingga 36 bulan dengan nilai angsuran sekitar Rp 5 jutaan per bulan," jelasnya.

Guna memberikan kesempatan yang lebih luas bagi konsumen, pihaknya menggelar penjualan dengan sistem Nomor Urut Pemesanan (NUP) dengan manggandeng kalangan agen properti di Yogyakarta, Surabaya, serta Jakarta.

"NUP akan kita buka pada 13 November 2017 dengan hanya membayar tanda jadi sebesar Rp 5 juta dan bersifat refundable," ujar Mushollin.

Pihaknya optimistis minat konsumen untuk memiliki apartemen di Barsa City cukup tinggi. "Kita menargetkan melalui penjualan NUP ini akan bisa terjual sekiar 70 persen dari seluruh unit yang dikembangkan. Sehingga target kami memulai pembangunan pada awal tahun 2019 bisa dilakukan, dan serah terima tiga tahun berikutnya," jelasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: