Hari ini, 'W' Engine asli Indonesia siap lahir di Surabaya

Minggu, 12 November 2017 | 08:15 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Tidak kurang dari 133 peserta modifikator motor ikut meramaikan Suryanation Motorland 2017 di Lapangan Kodam V Brawijaya, Surabaya, pada Sabtu-Minggu (11-12 November 2017). Mereka menampilkan kreasi motor custom dan ingin menjadi yang terbaik di ajang yang telah digelar sejak 2015 silam tersebut.

Para peserta bukan saja datang dari Surabaya, namun banyak pula diikuti para builder dari berbagai daerah, seperti Malang, Sidoarjo, Gresik, dan beberapa kota lain di Jawa Timur.

Menariknya, Surabaya menjadi kota pamungkas karena di kota inilah Grand Battle Suryanation Motorland 2017 yang merupakan puncak dari rangkaian acara Suryanation Motorland yang sudah berjalan dari bulan April 2017 lalu.

Di acara Grand Battle ini, pemenang yang berhasil menjadi Best of The Best dari setiap kota yang sudah disinggahi akan menampilkan motor-motor terbaiknya. Seluruh pemenang tersebut akan bersaing untuk memperebutkan gelar The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017.

Brand Manager Surya, PT Gudang Garam.Tbk. Ari Kusumo Wibowo mengatakan, banyak alasan mengapa Surabaya dipilih sebagai gelaran final dari Suryanation Motorland 2017. Selain karena memang perkembangan dunia custom di Surabaya sangat tinggi, juga kebetulan momennya adalah berdekatan dengan Hari Pahlawan.

"Beberapa nama builder Indonesia yang sudah dikenal oleh pecinta custom lokal dan juga internasional juga banyak dari Surabaya dan Jawa Timur. Sayangnya selama ini mereka belum terwadahi," jelas Ari di sela Suryanation Motorland 2017 di Lapangan Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Sabtu (11/11/2017).

Dari pengamatannya, dari sebanyak 133 motor yang ikut bersaing di seri Surabaya ini, banyak karya yang dihasilkan oleh para builder luar biasa dan sempurna karena mereka berkolaborasi dengan pengrajin atau builder lain.

"Ini sesuai dengan tema besar 'Collaboration Brings Perfection' yang memberikan gambaran mengenai pentingnya sebuah kolaborasi dalam menghasilkan sebuah karya yang sempurna," tandasnya.

Selain tema, Ari bilang, gelaran Suryanation Motorland 2017 juga berbeda karena ada tambahan tiga kota baru. Jadi untuk tahun ini Suryanation Motorland 2017 digelar di Medan, Palembang, Banjarmasin, Semarang, Jakarta, Denpasar, Makasar, serta Surabaya.

Selain itu, perhelatan tahun ini juga akan menghadirkan dua konten baru, yaitu Pinstripe Battle dan Stunt Ride Competition. Hadir juga suguhan hiburan baru, seperti touring di setiap kota.

Beberapa kelas yang dipertandingkan yakni kelas Choppy Cub, kelas Matic Custom, kelas Sport FFA U 250, kelas Cafe Racer, Kelas All Tracker, kelas Chopper / Bobber U 250, kelas Chopper / Bobber A 250, kelas FFA 250, kelas Best Painting, dan kelas kolaborasi.

"Juri untuk tahun ini adalah tokoh yang sudah berpengalaman di dunia motor dan industri custom, yaknj Bimo Hendrawan (Bimo Custombikes Jakarta), Tommy Dwi Djatmiko (Mastom Custom Jakarta) dan Lulut Wahyudi (Retro Classic Cycles Yogyakarta)," ujar Ari

Penentuan The Greatest Bike

Dalam Grand Battle Suryanation Motorland 2017 dii Surabaya ini, pemenang yang berhasil menjadi Best of The Best dari setiap kota yang sudah disinggahi menampilkan motor-motor terbaiknya untuk bersaing memperebutkan gelar The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017.

“Suryanation Motorland sudah memasuki seri Grand Battle yang menjadi penentuan untuk menentukan motor The Greatest Bike. Kami sudah hadir di 7 kota sebelumnya dan motor-motor terbaik dari setiap kota tersebut sudah hadir disini dan akan bersaing dengan Best of The Best dari Surabaya untuk menjadi The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017," ujar Ari.

Lulut Wahyudi dari Retro Classic Cycle Yogyakarta yang juga salah satu juri di Custom Bike Competition berharap di ajang Grand Battle ini akan lahir builder-builder baru yang bisa menambah warna di dunia custom culture tanah air dan menginspirasi orang lain yang ingin mulai membangun motor.

Fokus penilaian para juri tidak hanya pada konsep maupun performa motor saja tetapi juga melihat berbagai aspek lain seperti pesan dalam membuat motor, detail dan harmonisasi secara keseluruhan.

Khusus untuk pemilihan The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017, kehadiran builder Jepang Kaichiroh Kurosu dari Cherrys Company dan  Indra “Bluesman” Pranajaya dari Razzle Dazzle Chopper Works Bandung sebagai juri tambahan akan menambah bobot penilaian dan persaingan The Greatest Bike Suryanation Motorland tahun ini.

Berbeda dengan tahun lalu, pemenang The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017 akan dibawa ke event bergengsi dan terbesar di Eropa yaitu International Motor Bike Expo yang akan berlangsung di Verona, Italia pada 18-21 Januari 2018 mendatang.

Salah satu yang paling ditunggu di seri Grand Battle ini adalah penampilan perdana Iconic Bike Ketiga yang merupakan hasil kolaborasi antara M. Yusuf Adib dari Psycho Engine Purwokerto yang merupakan pemenang Best of The Best Suryanation Motorland 2016 dengan builder kenamaan Jepang, Kaichiroh Kurosu dari Cherrys Company. Keduanya berkolaborasi dengan Lulut Wahyudi di dalam tim “Majapahit” untuk membuat Iconic Bike Ketiga dan melengkapi dua Iconic Bike sebelumnya yang dibuat oleh tim “Deli Sriwijaya” dan “Gowa Mataram”.   

Bike Ketiga yang akan menampilkan sebuah motor dengan mesin “W Engine” hasil karya M Yusuf Adib dengan basis mesin Harley Davidson Sportster buatan tahun 1996. Mesin ini akan dipasangkan pada bodi motor yang dibuat oleh Kaichiroh Kurosu di Jepang dan dikirimkan langsung ke Indonesia. Pada beberapa waktu yang lalu, rangkaian bodi dan mesin Iconic Bike Ketiga ini sudah diperlihatkan di Suryanation Motorland di Denpasar.   

Iconic Bike Ketiga yang merupakan hasil kolaborasi ketiga builder ini juga akan diberangkatkan bersama dengan motor yang berhasil menjadi The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017 untuk dipamerkan di acara International Motor Bike Expo di Verona, Italia. kbc7

Bagikan artikel ini: