Intiland incar bangun 40 hotel baru

Senin, 13 November 2017 | 08:28 WIB ET

MALANG, kabarbisnis.com: Emiten properti PT Intiland Development Tbk. melalui anak perusahaannya PT Intiwhiz International tengah siap mengembangkan 40 unit hotel baru di Indonesia.

Presiden Direktur dan CEO Intiwhiz International, Moedjianto S. Tjahjono mengatakan, setalah perseroan meresmikan pembukaan Whiz Prime Hotel Basuki Rahmat Malang pada hari ini, Sabtu (11/11/2017), perseroan telah mengoperasikan 22 unit hotel.

Menurutnya, perseroan memiliki rencana jangka panjang untuk terus menambah jumlah hotel yang dioperasikan sendiri di bawah merek Intiwhiz Hospital Management bahkan mencapai 200 unit.

"Hari ini sudah ada 22 unit hotel kami. Sekarang kami lagi kembangkan untuk 40 hotel baru lagi. Sebagian lagi diurus perizinannya," ungkapnya usai peresmian hotel Whiz Prime, Malang, Sabtu (11/11/2017).

Dirinya masih belum bisa memastikan kapan seluruh 40 hotel itu akan beroperasi, menimbang penyelesaian pengurusan perizinannya masih belum bisa dipastikan waktunya.

Perseroan mengembangkan hotel bintang 2, 3, dan 4, serta segmen baru hotel kapsul. Secara umum, investasi untuk hotel bintang 2 berkisar antara Rp38 miliar hingga Rp40 miliar, bintang 3 sekitar Rp45 miliar, dan bintang 4 sekitar Rp65 miliar hingga Rp70 miliar.

Moedjianto mengatakan perseroan tidak terlalu kuatir dengan ketatnya persaingan di bisnis hotel saat ini. Menurutnya, kunci bagi keberhasilan bisnis hotel adalah penentuan lokasi.

Hotel-hotel milik perseroan selama ini selalu berada di lokasi strategis. Alhasil, perseroan bisa mempertahankan okupansi seluruh hotel perseroan di level lebih dari 70%. Bahkan, Whiz Prime Malang yang baru soft launching pada awal bulan ini okupansinya sudah 75%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata okupansi hotel di Malang yang sebesar 71%.

"90% dari hotel-hotel kami lokasinya ada di tengah kota," katanya.

Tahun depan, perseroan akan menambah sedikitnya 4 hotel baru. Keempatnya berlokasi di Bekasi, Karawang, Bandung dan Manado. Adapun hingga akhir tahun ini perseroan akan membuka 6 unit hotel dengan total 600-700 kamar. Sebanyak 4 sudah beroperasi, dua lagi akan beroperasi di akhir tahun yakni di Padang dan Bromo.

Adapun, PT Intiland Development Tbk. (DILD) hanya menggenggam 30% saham PT Intiland Infinita yang merupakan pemilik PT Intiwhiz International. Sisanya dimiliki langsung oleh Hendro Gondokusumo. kbc10

Bagikan artikel ini: