Harga semua tipe rumah naik di kuartal III, menengah paling tinggi

Selasa, 14 November 2017 | 15:29 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank Indonesia (BI) dalam Survei Harga Properti Residensial (SHPR) melaporkan, harga properti residensial di pasar primer mengalami pertumbuhan pada kuartal III 2017. Namun demikian, pertumbuhan itu melambat dibandingkan kuartal sebelumnya.

Hal tersebut terungkap dalam Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal III 2017 yang tumbuh 0,50 persen secara kuartalan (qtq). Ini lebih rendah dibandingkan pada kuartal sebelumnya yang tercatat tumbuh 1,18 persen (qtq).

"Kenaikan harga properti terjadi pada semua tipe rumah, dengan kenaikan terbesar pada rumah tipe menengah," tulis BI dalam pernyataan resminya, Senin (13/11/2017).

Berdasarkan wilayah, kenaikan tertinggi terjadi di Bandar Lampung. Secara tahunan, indeks harga properti tumbuh 3,32 persen secara tahunan (yoy), lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 3,17 persen (yoy).

Volume penjualan properti residensial masih mencatatkan kenaikan 2,58 persen (qtq), walaupun masih melambat jika dibandingkan kuartal sebelumnya yang tercatat tumbuh sebesar 3,61 persen (qtq). Hal ini karena masih terbatasnya permintaan terhadap rumah hunian dan faktor suku bunga KPR (kredit pemilikan rumah) yang masih relatif tinggi.

Sebagian besar pengembang, yakni 56,75 persen menyatakan dana internal perusahaan masih menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan properti residensial.

Adapun 76,42 persen konsumen menyatakan fasilitas KPR masih menjadi pilihan utama dalam melakukan transaksi pembelian properti residensial. kbc10

Bagikan artikel ini: