Kepala Bappenas: Pasar hypermarket mulai digerogoti minimarket dan e-commerce

Rabu, 15 November 2017 | 16:03 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pasar ritel raksasa (hypermarket) rupanya mulai goyah seiring penetrasi yang dilakukan minimarket yang dinilai memiliki lokasi berdekatan dengan permukiman.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro menilai peralihan ini cukup kuat. "Ada pergeseran, di mana masyarakat belanja untuk kebutuhan lebih sukanya datang ke minimarket. Ada pergeseran, artinya kuat di minimarket, turun di hypermarket," ujarnya di Jakarta, Senin (13/11/2017).

Lebih lanjut Ia menjelaskan, jika minimarket dilihat masih kurang simpel maka masyarakat akan memilih jalur lain dengan belanja lewat aplikasi online atau e-commerce. "Kalau akses minimarket repot, lalu lewat online. E-commerce meski ukurannya masih kecil tapi yang penting tumbuh," terang dia.

Menurut Bambang, keberadaan e-commerce yang memiliki beragam produk tersebut memang saling berhadapan dengan ritel konvensional. "Banyak head to head dengan industri ritel, kita lihat banyak masyarakat belanja pakaian, elektronik dan seterusnya lewat online. Kita lihat jumlah yang beli lewat online 25 juta orang atau porsinya 9% dengan penetrasi USD5,6 miliar dan USD228 per orang, ini makin lama makin besar," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: