Satoria Group gandeng kontraktor China pembuat gedung tertinggi di Asia Tenggara

Kamis, 16 November 2017 | 23:35 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Satoria Group bakal memulai pembangunan konstruksi proyek gedung perkantoran modern bertingkat serbaguna (mixed-used high rise building), Satoria Tower, yang berlokasi di jalan HR Muhammad, Surabaya Barat.

Untuk melakukan pekerjaan tersebut, pengembang ini melakukan kerja sama dengan China Construction Eight Engineering Development (CCEED/BUMN milik China bidang konstruksi). "Signing ceremony" kerja sama dilakukan di Vasa Hotel Surabaya, Kamis (16/11/2017).

Selain dengan CCEED, di waktu yang sama Satoria Group juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan Kezia Karin (konsultan building interior) dan Bank ICBC.

Presiden Direktur Satoria Group, Alim Satria, mengtakan kerja sama dengan CCEED tersebut terjalin karena mempertimbangkan reputasi dan pengalaman BUMN milik China ini sebagai perusahaan kontraktor terbesar dunia.

"Pembangunan konstruksi properti di Jakarta sudah banyak bekerjasama dengan CCEED. Namun di Surabaya, kerjasama CCEED ini untuk yang pertama kalinya dengan Satoria Tower," kata Alim Satria usai penandatanganan kerja sama.

Sekadar diketahui, CCEED merupakan anak perusahaan dari China State Construction Engineering Company yang merupakan perusahaan konstruksi terbesar di dunia, dan perusahaan global dengan revenue terbesar di dunia pada urutan no 24 menurut Fortune Global 500 company pada tahun 2017 ini, dengan asset total USD21 Billion.

Beberapa proyek gedung ikonik yang saat ini tengah dikerjakan CCEED adalah Signature Tower yang ada di Jakarta. Gedung ini merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara dan ke 3 di dunia dengan 111 lantai.

"Oleh karena itu kita percaya terhadap reputasi perusahaan ini. Dan kami bersyukur mereka sudi melakukan kerja sama dengan kita," tandas Satria didampingi Irwanto Alim, Managing Director Satoria Group.

Desain gedung Satoria Tower yang unik dan megah disesuaikan dengan konsep work and living, untuk memenuhi kebutuhan bisnis ke depan. Konsep ini sangat cocok untuk membidik segmen premium gedung perkantoran di kawasan Surabaya barat yang sangat kompetitif.

Sementara untuk memudahkan pengajuan kredit kepemilikan nasabah (KPA/KPO), Satoria Tower menggandeng Bank ICBC

Gedung perkantoran modern yang dibangun 36 lantai ini dilengkapi fasilitas seperti "skypool, gym, meeting room, ballroom, lounge" dan "café, restoran, minimarket".

Total luas ruang kantor yang dipasarkan secara stratatitle mencapai 55.000 meter persegi terdiri dari 104 unit loft dan 168 unit biasa dengan luasan 60 meter persegi sampai dengan 200 meter persegi dengan harga Rp22 juta - 23 juta per meter persegi.

Marketing Director Satoria Group, Ivi Santoso menambahkan, dari total unit yang dipasarkan atau sebanyak 60 persen, sudah terjual sekitar 75-80 persen.

"Dengan mulai dibangunnya konstruksi proyek ini, akan memberikan kepercayaan bagi konsumen atas komitmen kami," ujarnya. kbc7

Bagikan artikel ini: