Jepang usulkan rel baru untuk kereta semi cepat Jakarta-Surabaya

Sabtu, 18 November 2017 | 00:03 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Japan International Cooperation Agency (JICA) mengusulkan pembangunan rel baru untuk proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya.Rel baru dianggap lebih mampu menjamin kecepatan pembangunan sehingga operasional target tercapai dengan waktu yang singkat.

Selain menyingkat waktu pembangunan, pengoperasian kereta semi cepat Jakarta-Surabaya tidak akan terjadi tumpang tindih dengan kereta lain. Sehingga, pelaksanaannya menjadi lebih simpel dan praktis..

JICA memperhitungkan waktu tempuh Jakarta-Surabaya dengan kereta ini adalah 5,5 jam dengan kecepatan rertata 160 kilometer.Adapun panjang jalurnya mencapai 748 kilometer.“Jadi ada 3 rel, 2 yang existing dan 1 rel khusus untuk kereta semicepat,” kata Budi kepada Jakarta, Jumat (17/11/2017).

Kendati begitu Budi mengkhawatirkan beban anggaran untuk proyek ini bakal melonjak tinggi dengan pembangunan rel baru. Dengan adanya tambahan satu rel lagi, berarti pembangunan jalan layang perlintasan sebidang lebih panjang, sehingga anggarannya bisa bertambah.

Pemerintah masih mempertimbangkan usulan ini. Rencananya, kajian ini bakal selesai pada bulan depan. “Tambah anggaran pasti lebih besar. Saya maunya Rp 60 triliun, makanya harus diklarifikasi kemampuannya,” ujar Budi.

JICA menargetkan pra studi kelayakan proyek ini akan selesai pada bulan depan. Pra studi kelayakan ini dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Selanjutnya akan dikombinasikan dengan kajian JICA.Namun,keputusan sepenuhnya tetap diserahkan kepada Indonesia.

Usulan dari JICA adalah salah satu hal yang dikaji oleh pihak ketiga yang lebih mengerti mengenai kereta semi cepat. Usulannya bakal dibandingkan oleh kajian dari Badan Penerapan dan Pengembangan Teknologi (BPPT). “Kalau ada deviasi antara kami, mesti ada pihak tertentu yang dapat memberikan satu pendapat (lainnya)," pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: