Bukan hanya memonitor pola tanam, ini kelebihan SI MANTAP lainnya

Selasa, 21 November 2017 | 22:43 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Litbang Kementerian Pertanian  (Balitbangtan) merilis sistem informasi pemantauan pertanian (SI MANTAP) berbasis web. Laman ini memuat informasi berkaitan fase pertumbuhan tanaman hingga memberikan rekomendasi teknis pengelolaan usaha tani yang efektif dan efisien.

Bukan hanya itu, SI MANTAP juga memberikan referensi awal bagi asuransi menaksir potensi kerugian usaha tanam.Demikian Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian Balitbangtan Deddy Nursamsi menjawab kabarbisnis.com usai acara soft launching    SI MANTAP di Bogor, Selasa (21/11/2017).

Prinsipnya, melalui penginderaan satelit LAPAN menjadikan laman memberikan  informasi spasial (peta), tabular dan grafik yang mampu memonitor pengelolaan pertanaman (standing crop) .‎ Berbeda dengan sistem informasi Kalender Tanam Terpadu (KATAM) yang sudah dirilis terdahulu itu hanya memuat tiga komoditas pangan strategis yakni padi,jagung dan kedelai (pajale). Penginderaan pengelolaan tanamnya pun hanya bertumpu pada perkiraan iklim saja.

Sedangkan laman SI MANTAP, monitoring atas komoditas diperluas mencakup cabai dan‎ bawang merah serta tebu.Si MANTAP juga mampu menunjukkan visualisasi pertanaman ‎ secara fisik dilapangan.

Misalkan terjadinya kekeringan di suatu wilayah maka akan didominasi warna kuning."Artinya, bagi kelompok tani dapat mengklaim premi asuransi kekeringan," ujar Deddy.

Apabila dalam penginderaan areal tanaman disuatu daerah terekam oleh citra satelit baru berusia dua puluh hari maka laman tersebut memberikan rekomendasi teknis agar institusi terkait segera memobilisasi pemupukan."Sementara kalau tiba saatnya akan dipanen,maka yang dibutuhkan mobilisasi alsintan combine harvester ( mesin panen kombinasi red)," terang Deddy

Kepala Balitbang Kementan Muhammad Syakir mengatakan salah satu ciri dari modernisasi pertanian adalah memanfaatkan teknologi informasi yang dapat diperoleh secara cepat berikut solusi aksinya.Kehadiran laman SI MANTAP menjadi jawaban di saat semakin terbatasnya ketersediaan lahan pertanian.

Peningkatan produktivitas tanam secara efisien melalui teknologi intensifikasi  pertanian‎ menjadi pilihan.Untuk itu dibutuhkan informasi setiap fase  pertumbuhan tanam. Namun juga memuat informasi potensi resiko usaha pertanian seperti kekeringan."Mana yang gagal panen karena faktor iklim sehingga cepat ‎dapat ditanggulangi,"Syakir.

Efisiensi dan efektivitas penggunaan sarana input pertanian terbuka peluang dilakukan. SI MANTAP memberikan solusi atas kerentanan kondisi geografis ‎yang luas sehingga monitoring secara cepat mengetahui ragam fase pertumbuhan tanaman di lapangan.

Bukan hanya bagi pengambil kebijakan pemerintah. Informasi tersebut juga bermanfaat bagi pelaku bisnis asuransi. Profil usaha pertanian yang memiliki ketidakpastian tinggi karena faktor iklimnya misalnya, maka konstruksi bisnis asuransi selayaknya sedini mungkin turut dapat mengantisipasi kekurangan potensi kegagalan produksi."Pihak asuransi mengurangi kerugian‎ pembayaran‎ klaim," pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: