Terinspirasi dari lego, pengusaha muda ini bikin kawasan bisnis GeldBoom dari kontainer bekas

Senin, 27 November 2017 | 16:03 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Manusia harus memiliki mimpi dan imajinasi agar mereka bisa berkreasi dan mengembangkan bakatnya. Seperti halnya apa yang dilakukan oleh Ferrando Wahyudi, pengusaha muda asli Surabaya yang membangun kawasan bisnis GeldBoom dengan menggunakan container bekas.

40 box kontainer bekas dengan beragam ukuran ia sulap menjadi sebuah kawasan bisnis di lahan seluas 5 ribu meter persegi.  Kawasan bisnis tersebut diantaranya terdiri dari Food Container Plaza yang bisa menampung sekitar 30 Usaha Kecil Menengah (UKM). Saat ini sudah ada sekitar 28 UKM yang bergabung, mereka kebanyakan bergerak di sektor makanan dan minuman serta barbershop. Selain itu, kawasan tersebut juga dilengkapi dengan bar, sekolah make up serta perkantoran dan ruang pertemuan.

Menurut pengakuan Ferrando, konsep ini terinspirasi dari permainan lego yang ia gandrungi sejak di belajar di Amerika. Dan pada tahun lalu, konsep bangunan dari kontainer ini sudah ia aplikasikan di Jakarta. Hanya saja luas bangunannya lebih kecil dibanding yang di Food Container Plaza Surabaya.

“Kalau yang di Jakarta luasnya hanya sekitar 500 meter persegi, kalau di sini mencapai 5 ribu meter per segi,” ujar Ferrando saat ditemui kabarbisnis.com, akhir pekan kemarin.

Karena bahan yang digunakan tidak lazim dan memiliki bobot yang sangat berat, maka pembangunannya pun lebih rumit dan memakan waktu yang lama. Karena untuk mengangkatnya membutuhkan alat berat. Sehingga pembangunan gedung berlantai tiga tersebut membutuhkan waktu sekitar satu tahun.

Desain yang sangat unik dan tidak wajar tersebut akhrinya mengundang rasa penasaran pengusaha dari berbagai daerah. Wajar jika banyak pengusaha dan UKM yang ingin bergabung. Karena keterbatasan tempat maka mereka tidak bisa diterima. “Memang ada rencana kerja sama dengan pengusaha lain untuk membangun tempat seperti ini di wilayah Juanda, tetapi masih belum final,” terangnya.

Pria kelahiran 1988 ini mengaku sangat bersyukur atas apa yang ia capai saat ini. Untuk itulah ia ingin berbagi dengan siapapun yang membutuhkan tempat untuk berekspresi. Ia mempersilahkan kepada siapapun yang ingin menggunakan gedungnya.

“Saya sangat terbuka kepada siapapun dan kepada lembaga atau organisasi apapun, asalkan posiitf, saya akan berusaha menyupport mereka,” pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: