Airbus, Rolls Royce dan Siemens kolaborasi ciptakan pesawat bertenaga listrik murah

Rabu, 29 November 2017 | 23:28 WIB ET

BERLIN, kabarbisnis.com: Usai Boeing yang  membeli perusahaan pesawat terbang listrik Aurora Flight Sciences. Kini Airbus, Rolls Royce dan perusahaan Jerman Siemens mengumumkan telah berkerjasama  dan siap mengembangkan pesawat bertenaga listrik.

Tiga raksasa teknologi membero nama proyeknya, E-Fan X yang secara bertahap mengganti turbin pesawat Bae 146 dengan motor listrik dua megawatt.

CTO Airbus Eremenko mengatakan i E-Fan X merupakan langkah penting berikutnya dalam tujuan membuat penerbangan listrik menjadi kenyataan di masa mendatang,

 “Pelajaran yang kami pelajari dari sejarah panjang demonstrasi penerbangan listrik, dimulai dengan Cri-Cri, termasuk E-Genius, E-Star, dan yang paling mendekati akhir-akhir ini adalah E-Fan 1.2, dan juga hasil dari E -Sirkraft Systems House bekerjasama dengan Siemens, akan membuka jalan menuju pesawat komersial listrik hybrid yang aman, efisien, dan hemat biaya, tutur Eremenko seperti dilansir dari Aviationtoday

Ketiga perusahaan masing-masing akan bertanggung jawab atas bagian proyek yang terpisah. Airbus akan mengawasi integrasi keseluruhan pesawat yang mencakup arsitektur kontrol sistem propulsi hibrida-listrik dan baterai, serta integrasi dengan kontrol penerbangan.

Rolls-Royce akan menyediakan mesin turbo-shaft, generator dua megawatt, dan elektronika daya, dan Siemens akan menyediakan motor listrik dua megawatt, unit kontrol elektronik, konverter DC/DC, dan sistem distribusi tenaga.

E-Fan X diperkirakan akan lepas landas setelah melalui serangkaian uji coba komprehensif pada tahun 2020, 2 tahun sebelum Zunum Aero beroperasi. Kompetitor lain mungkin datang dari Eviation Aircraft, yang mampu mengangkut 9 penumpang dengan jarak tempuh 600 mil dengan sekali pengisian. Lalu ada taksi listrik terbang milik Airbus sendiri yang siap terbang pada 2018, dan pesawat ramah lingkungan NASA dengan investasi USD43 juta. Konon, pesawat komersial agensi tersebut diperkirakan akan mengangkasa sekitar tahun 2026. kbc10

Bagikan artikel ini: