Percepat inovasi, perusahaan enterprise di Asia Pasifik adopsi Red Hat OpenStack Platform

Selasa, 05 Desember 2017 | 21:00 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Red Hat, Inc. penyedia solusi open source terkemuka di dunia, mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan enterprise di negara-negara Asia Pasifik seperti Australia, Tiongkok, Hong Kong, Korea dan Singapura telah mengadopsi Red Hat OpenStack Platform. Ini sebuah solusi Infrastructure-as-a-Service (IaaS) yang sangat skalabel, sebagai bagian dari inisiatif cloud hybrid terbuka mereka.

Berdasarkan hasil survei OpenStack Foundation User, popularitas OpenStack telah meningkat di seluruh belahan dunia. Para responden mengungkapkan peningkatan penerapan OpenStack sebesar 44 persen dibandingkan tahun lalu, dan 74 persen dari semua penerapan terjadi di luar Amerika Serikat. Selain itu, para responden survei juga menunjukkan peningkatan adopsi, peningkatan skala dan basis pengguna yang beragam, yang didorong oleh keinginan responden untuk mempercepat inovasi dan menghindari ketergantungan pada vendor.

Di wilayah Asia Pasifik, para pelanggan tersebut mencakup perusahaan-perusahaan, antara lain, CapitalOnline Data Service Co., Ltd; CargoSmart Limited; Cathay Pacific Airways; Lotte Data Communication Company; MyRepublic Group Limited.

Head of APAC Office of Technology, Red Hat, Frank Feldmann mengatakan, seiring perusahaan-perusahaan enterprise di seluruh kawasan Asia Pasifik beralih ke cloud, departemen TI mereka dapat mengerjakan penerapan dan penyesuaian infrastruktur TI secara lebih cepat. Red Hat OpenStack Platform menggabungkan kekuatan Red Hat Enterprise Linux dengan teknologi Red Hat OpenStack yang dirancang untuk menghadirkan landasan yang terukur dan lebih aman guna mengembangkan dan mengelola cloud.

”Dengan memilih solusi berbasis Red Hat OpenStack Platform, perusahaan-perusahaan enterprise bisa meraih manfaat dari laju inovasi open source yang lebih cepat sekaligus mempertahankan platform yang stabil untuk penerapan produksi,”ujarnya dalam siaran pers yang diterima kabarbisnis.com, Surabaya, Selasa (5/12/2017).

Cloud Service Manager, Lotte Data Communication Company, Yoon-soo Kim, menjelaskan, pihaknya mengadopsi cloud untuk menstandardisasi dan mengintegrasikan sistem “silo” grup guna meningkatkan efisiensi. OpenStack dianggap sebagai standar terdepan di pasar cloud, jadi menggunakan platform OpenStack tunggal bagi layanan cloud eksternal.

”Kami yakin OpenStack akan bekerja dengan sangat baik di lingkungan Linux dan kami memilih Red Hat terutama karena keandalannya. Red Hat OpenStack Platform sangat efektif dalam memungkinkan kami untuk terus mengembangkan model-model layanan baru dan kami mampu menyediakan layanan cloud publik setelah mengembangkan lingkungan dengan hanya beberapa kali uji coba,”tukasnya.

General Manager, CargoSmart Limited, Eric Wong, menegaskan pihaknya meluncurkan beragam solusi teknologi, dengan dukungan enterprise, yang memungkinkan para pelanggan untuk berfokus pada pengembangan solusi mereka sendiri. Teknologi Red Hat dapat diintegrasikan secara fleksibel dengan software open source lainnya dan didukung oleh sejumlah pengembang dan distributor. Dengan solusi Red Hat, kini pihaknya dapat lebih mudah berkembang menjadi perusahaan penyedia layanan dan menghadirkan solusi IaaS dan SaaS bagi para pelanggan. Fleksibilitas vendor ini menambah nilai bagi bisnis utama kami dan mendukung pengembangan masa depan kami untuk menjadi vendor software independent.

Vice President CapitalOnline Data Service Co, Ltd, Zheng Yi, menjelaskan, ada beberapa alasan pengadopsian cloud pribadi OpenStack. Ia menginginkan lingkungan cloud yang sangat efisien dan fleksibel yang akan membantu dalam mengoptimalkan sumber daya hardware infrastruktur dan mengurangi biaya.

”Kami juga membutuhkan jaringan berbasis software (software-defined networking/SDN) bagi layanan cloud kami. Red Hat dikenal sebagai penyedia solusi open source terkemuka di dunia. Kami memilih untuk bekerja sama dengan Red Hat karena kami yakin mereka dapat memberikan kami dukungan teknis yang terbaik bagi kebutuhan perusahaan,” pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: