Pasca padam akibat banjir dan longsor, aliran listrik di Pacitan mulai normal

Kamis, 07 Desember 2017 | 17:41 WIB ET

SURABAYA kabarbisnis.com: Aliran listrik di wilayah Pacitan, Jawa Timur mulai normal. Kondisi ini menyusul upaya PLN untuk memperbaiki sejumlah travo dan jaringan atau penyulang (Jaringan listrik yang menyuplai dari Gardu Induk ke Jaringan Tegangan Menengah) yang sempat rusak akibat banjir dan tanah longsor.

Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo, di Surabaya, Rabu, mengatakan bahwa perbaikan terus dilakukan agar pelanggan kembali bisa menikmati aliran listrik.  Setidaknya, saat ini122 ribu pelanggan dari 123 ribu pelanggan terdampak bencana di Pacitan sudah kembali terlairi listrik. "Perbaikan sudah kami lakukan secepatnya

Dari 10 penyulang yang rusak, hampir seluruhnya sudah selesai," kata Pinto Raharjo, Surabaya, Kamis (7/12/2017).

Dalam pelaksanaannya, PLN Jatim bersinergi bersama pemangku kebijakan lainnya di wilayah Pacitan untuk melakukan percepatan perbaikan jaringan kelistrikan pascabencana. "Saat ini sekitar hampir 99 persen penyelesaian perbaikan penyulangan, dan masih sekitar 10 ribu pelanggan belum bisa menikmati aliran listrik," kata dia.

Ia mengakui bahwa jajaran PLN Jatim kini terus melakukan upaya perbaikan jaringan listrik yang rusak secepat mungkin dengan harapan dalam waktu dekat seluruh jaringan di Pacitan sudah normal.

Sebelumnya, sebanyak 464 trafo listrik dari 865 trafo distribusi di wilayah Pacitan, Jawa Timur rusak akibat banjir yang menerjang kawasan setempat, sehingga puluhan ribu rumah pelanggan mengalami pemadaman listrik.

Selain itu, banjir juga mengakibatkan 10 penyulang mengalami gangguan, di antaranya Penyulang Lorok dengan desa yang padam meliputi Desa Mentoro, Wonogondo, Ketepung, Punjung, Ketrowonojoyo, Jatigunung, Kalikuning, Kluwih, dan Ngile.

Penyulang Cokrokembang dengan desa yang padam meliputi Desa Wonokarto, Wonosidi, Wonodadi, Wonoasri, Pagerkidul, Pagerlor, Cokrokembang, Tanjungpuro, Tanjunglor, Hadiluwih, Hadiwarno, Pagerjo, Bogoharjo, dan Wono.kbc6

Bagikan artikel ini: