Begawan Digital Day, padukan seni tradisional Malang dengan teknologi ala PPRO

Rabu, 13 Desember 2017 | 18:32 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Antara seni tradisional dengan teknologi memang dua hal yang berbeda. Namun siapa sangka kedua sektor ini bisa disandingkan. Inilah yang tersaji dalam even bertajuk ‘Begawan Digital Day' yang digelar dalam rangka perayaan ulang tahun ke-4 PT PP Properti Tbk (PPRO) di Malang, Rabu (13/12/2017).

Malang menjadi salah satu kota untuk perayaan hari jadi PPRO, menyusul bakal dibangunnya proyek Begawan Apartment oleh PT PP Properti Tbk di kota ini. Menarik memang, karena kota ini selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata, pusat kuliner, serta kota pendidikan.

Tak hanya itu, Malang juga memiliki beragam budaya dan seni tradisional. Salah satunya yang masih dilestarikan hingga saat ini adalah kesenian Bantengan. Oleh karenanya, sebagai salah satu bentuk kepedulian PPRO terhadap seni tradisional, di ajang ‘Begawan Digital Day'  dipentaskan grup kesenian Bantengan ‘Macan Loreng’ asal desa Jetis, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Project Director Begawan Apartment PPRO, Bagus Febru Saptono mengatakan, derasnya arus teknologi digital tak dapat dibendung hadir di tengah kehidupan masyarakat. Namun demikian, akar seni budaya dan kearifan lokal yang ada disekitar harus tetap dipertahankan dan dilestarikan seperti Bantengan kesenian lokal khas Malang.

“Menyandingkan seni Bantengan dan kemajuan teknologi digital di Begawan Digital Day merupakan wujud rasa syukur Begawan Apartment. Langkah dan kiprah PPRO selama kurun waktu empat tahun di bisnis properti direspon sangat baik oleh masyarakat Indonesia, utamanya di Malang,” kata Bagus melalui siaran persnya, Rabu (13/12/2017).

‘Begawan Digital Day’ merupakan ajang unjuk karya para mahasiswa di bidang teknologi dan inovasi, seperti mobil listrik, robot hingga aero dynamic. Maklum, Begawan Apartment sendiri berlokasi dekat dengan kampus-kampus di Malang.

“Kami melibatkan sekitar enam universitas yang ada di Jawa Timur dan mempunyai karya teknologi, diantaranya ITS, Universitas Brawijaya, UMM dan Polinema. Kami berharap bisa memberikan inspirasi dan motivasi pada generasi muda untuk mampu menguasai teknologi,” jelas Bagus.

Bagus menambahkan acara yang berlangsung di site Begawan Apartment itu sengaja membidik para mahasiswa sesuai dengan konsep yang diusungnya, yakni Student Premium Apartment. Rangkaian materi acara yang disuguhkan berupa digital experience seperti virtual reality, 180’ matrix digital photo, digital expo knowledge, tropical jungle, futuristic diantri para pengunjung yang ingin merasakan sensasi petualangan digital.

“Penguasaan teknologi digital mutlak. Tetapi pengenalan teknologi ini di tengah-tengah masyarakat sangatlah penting. Dalam industri properti teknologi digital saat ini merupakan elemen penting yang dapat diperhitungkan untuk meningkatkan pemasaran produk, bahkan untuk produk properti tak terkecuali di produk-produk karya PPRO,” papar Galih Saksono, Direktur Realti PPRO.

Perayaan HUT ke-4 PPRO yang jatuh 12 Desember kemarin mengusung tema “7 Wonders”. Tema ini diwujudkan dengan serangkaian pelaksanaan kegiatan groundbreaking dan soft launching yang dilaksanakan bersamaan dengan proyek-proyek PPRO lainnya di lima kota besar di Indonesia yakni Bekasi, Bandung, Surabaya, Malang dan Lombok.

Begawan Digital Day adalah salah satu dari proyek “7 Wonders” PPRO yang merupakan bagian dari rangkaian acara di Begawan Apartment. kbc7

Bagikan artikel ini: