Mengenang Sukamdani Sahid, dari PNS jadi pengusaha papan atas Indonesia

Kamis, 21 Desember 2017 | 12:20 WIB ET

PENGUSAHA nasional Prof. Dr. Sukamdani Sahid Gitosardjono telah berpulang, Kamis (21/12). Sukamdani Sahid lahir di Solo, 14 Maret 1928. 

Dia dikenal sebagai pemilik jaringan Hotel Sahid dan media Bisnis Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesiaselama 2dua Periode, yakni pada tahun 1982 hingga 1985 dan 1985 hingga 1988.

Telahir dari pasangan R Sahid Djogosentono dan R Ngt Hj Sadinah, Sukamdani memulai karir sebagai pegawai pemerintahan yaitu sebagai pamong praja dan berdinas di Kantor Kecamatan Grogol, Sukoharjo, tak jauh dari Solo. Gaji yang kurang menopang biaya hidup mendorongnya pindah bekerja ke Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Perjalanan karirnya berlanjut di perusahaan Harapan Masa, unit bisnis milik Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Di perusahaan itu dia bekerja keras sambil belajar mengenal dunia percetakan. Ketekunannya membuat Sukamdani muda dipercaya sebagai Kepala Bagian Administrasi. Waktu luang sore hari setelah bekerja digunakan untuk kuliah di Akademi Perniagaan Indonesia (API) dan lulus pada 1955.

Pada tahun 1952, Sukamdani mendirikan perusahaan percetakan berskala kecil di rumah kecil sewaan. Berkutat dengan gemeretak mesin dan lembaran kertas, juga percikan tinta, modal awalnya hanya dua buah mesin handpress yang dibelinya di Solo. Tahun 1958, Sukamdani berhasil mengembangkan usahanya.

Ia mendirikan, sekaligus menjadi Direktur Utama CV Masyarakat Baru yang juga bergerak dalam bidang percetakan dan penerbitan. Perusahaan itu mendapat order dari Departemen Dalam Negeri, Departemen Keuangan.

Pada tahun 1962, bisnisnya sudah berbiak dengan memiliki tiga percetakan di Jakarta, serta satu lagi di Solo. Sukamdani bisa membeli tanah dan rumah tempat ia menyewa rumah. Kini di atas tanah tersebut berdiri Hotel Sahid di jalan Sudirman yang merupakan jalan utama di ibu kota.

Keuletan dan dukungan istri membawanya memperbesar usaha. Pada 1960 mendirikan PT Sahid Trading & Industrial Co dan lantas mengoperasikan Hotel Sahid Solo. Tahun-tahun berikutnya tumbuh hotel baru dan usahanya berkembang pesat di antaranya industri, perdagangan kertas, biro perjalanan, pariwisata, pertanian, konstruksi, perkebunan.

Kini Sukamdani mempunyai puluhan hotel dengan ribuan kamar. Atas dedikasinya di dunia usaha, dia 15 tanda jasa dan bintang kehormatan dari pemerintah. kbc9

Bagikan artikel ini: