LCGC mana yang melaju paling kencang di 2017? Ini daftarnya

Selasa, 02 Januari 2018 | 09:16 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Mobil harga terjangkau dan ramah lingkungan (low cost and green car/LCGC) mampu menyedot konsumen dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan tahun 2017 lalu penjualan kendaraan segmen ini mengalami peningkatan, seiring dengan masuknya sejumlah model baru.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sepanjang Januari-November 2017, sejumlah model bergerak lebih kencang, sebagian lainnya justru melambat.

Pasar mobil LCGC diisi oleh tujuh model, mencakup Toyota Calya, Daihatsu Sigra, Honda Satya, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Datsun Go+ & Go, dan Suzuki Wagon R.

Berikut model paling laris, termasuk yang penjualannya menyusut:

1. Toyota Calya

Sepanjang tahun ini hingga November, mobil produksi Toyota ini berhasil terjual 68.038 unit, melejit 71% dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun lalu yang hanya 39.761 unit.

Dengan kinerja penjualan yang meningkat signifikan ini membuat Calya berhasil memperbesar penguasaan pasar dari sebelumnya hanya 19% menjadi 31%. Tak hanya itu, Calya yang tahun lalu diperingkat kedua LCGC terlaris menjadi pemimpin pasar di segmen ini.

2. Daihatsu Sigra

Model produksi Daihatsu tahun ini berhasil menempati posisi mobil LCGC terlaris kedua setelah berhasil menyalip tiga model lainnya. Pada periode tahun lalu, Daihatsu Sigra berada di posisi kelima LCGC terlaris.

Daihatsu Sigra sepanjang Januari-November berhasil meraih angka penjualan 41.538 unit atau melejit 58% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 26.289 unit.

Capaian ini membuat penguasaan pasar mobil LCGC Daihatsu Sigra yang sebelumnya hanya 12% membesar menjadi 19%, sekaligus naik peringkat ke posisi kedua.

3. Honda Satya

Produk LCGC keluaran Honda ini juga berhasil melaju lebih kencang. Angka penjualan tahun ini hingga November meningkat 19% dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun lalu 33.027 unit menjadi 39.401 unit.

Capaian ini sekaligus membuat penguasaan pasarnya juga membesar dari sebelumnya 16% menjadi 18%.

Akan tetapi, laju peningkatan yang tak sekencang pesaingnya membuat Honda Satya harus berpuas naik satu peringkat ke  posisi ketiga mobil LCGC terlaris sepanjang tahun ini.

4. Toyota Agya

Nasib Toyota Agya kurang beruntung tahun ini. Setelah tahun lalu memimpin pasar LCGC, mobil produksi Toyota ini turun peringkat ke posisi keempat mobil harga terjangkau dan ramah lingkungan terlaris.

Sepanjang tahun ini hingga November, penjualan Toyota Agya merosot 34,65% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 45.007 unit menjadi hanya 27.640 unit. Capaian ini sekaligus membuat penguasaan pasar LCGC Toyota Agya turun menjadi hanya 13%.

5. Daihatsu Ayla

Nasib serupa dialami Daihatsu Alya. Tahun ini, produk kembaran Toyota Agya ini turun peringkat akibat melambatnya kinerja penjualan.

Sepanjang tahun ini hingga November, Daihatsu Ayla hanya meraup penjualan 27.291 unit atau turun 26,22% dari capaian pada periode sebelumnya 36.989 unit.

Pelambatan laju penjualan Daihatsu Ayla itu membuat penguasaan pasarnya susut dari 17% menjadi hanya 12% sekaligus turun peringkat ke posisi lima.

6. Datsun Go+ & Go

Datsun dengan dua modelnya di segmen ini, yakni Datsun Go+ dan Datsun Go kurang beruntung mengalami penurunan penjualan.

Sepanjang tahun ini hingga November, Datsun hanya meraup penjualan kedua modelnya sebanyak 9.449 unit atau 26,16% dari capaian pada periode sebelumnya 24.968 unit.

Capain tersebut sekaligus membuat penguasaan pasar Datsun di segmen ini turun dari 12% menjadi hanya 14%. Selain itu, Datsun harus berpuas tetap di posisi keenam mobil LCGC terlaris.

7. Suzuki Wagon R

Nasib sama dialami Suzuki Wagon R yang menderita penurunan penjualan. Model LCGC Suzuki ini hanya meraup penjualan 5.001 unit sepanjang tahun ini hingga November, turun 44,36% dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun lalu 8.988 unit.

Pelambatan penjualan tersebut sekaligus membuat penguasaan pasar Suzuki Wagon R turun dari 4% menjadi hanya 2% dan membuatnya harus berpuas di posisi buncit LCGC terlaris. kbc10

Bagikan artikel ini: