Seperti apa ekonomi Indonesia di tahun anjing tanah? Ini kata pakar feng shui

Selasa, 02 Januari 2018 | 12:17 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Tahun 2018 dalam penanggalan China merupakan Shio Anjing Tanah. Kalangan pelaku usaha pun berharap-harap cemas akan nasib usahanya di tahun digelarnya pemilihan kepala daerah (pilkada) ini.

Menurut pakar Feng Shui, Xiang Yi Hong, secara keseluruhan perekonomian Indonesia pada tahun 2018 belum cukup menggembirakan. Ekonomi Indonesia di tahun anjing tanah, masih akan banyak dipengaruhi berbagai hal baik dalam negeri maupun luar negeri.

"Menurut saya tahun ini, ekonomi secara keseluruhan belum menggembirakan. Artinya, belum sebaik apa yang diharapkan," ujar Xiang Yi, Senin (1/1/2018).

Xiang Yi mengatakan tahun ini perekonomian Indonesia masih akan banyak bergantung pada roda ekonomi dalam negeri. Di antaranya daya beli masyarakat masih perlu terus didorong.

"Indonesia masih akan banyak bertumpu pada ekonomi dalam negeri di tahun 2018. Artinya, faktor internal masih akan lebih kuat seperti daya beli," jelasnya.

Dari sisi keuangan, pemerintah disarankan untuk mulai membahas rencana redominasi. Namun demikian, melakukan redominasi di tahun 2018 belum dapat dilakukan sepenuhnya.

"Kalau finance, tahun ini oke-oke saja. Redominasi sudah mulai boleh dibahas, karena sepertinya ada rencana melakukan redominasi. Tapi kalau langsung dilakukan belum bisa, karena akan berdampak banyak terhadap ekonomi," jelasnya.

Pemerintah juga diimbau lebih aktif mengendalikan isu isu negatif di tahun 2018 supaya tidak berdampak besar bagi ekonomi. "Sampai saat ini belum baik, jadi perlu ada pembenahan terhadap isu negatif. Yang mana sampai saat ini belum efektif. Itu yang harus dilakukan, jadi jangan dibiarkan terus berkembang," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: