Gegap gempita pesta Tahun Baru, ini konsumsi listrik yang dihabiskan

Rabu, 03 Januari 2018 | 08:53 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah menyatakan, pasokan listrik saat perayaan Tahun Baru 2018 berjalan normal. Tercatat dalam laporan Posko Nasional ESDM Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 bahwa beban puncak listrik pada malam 31 Desember 2017 adalah sebesar 26.250,93 MW, sedangkan daya mampu pasok nasional mencapai 29.561,16 MW sehingga kapasitas cadangan nasional masih sebesar 3.310,23 MW.

Gangguan yang sebelumnya sempat terjadi pada Sistem Barito (Kalselteng) telah ditangani dengan dilakukannya penormalan pada PLTU Pulang Pisau Unit 1 dan 2, juga pada excess power MSW unit 2.

Sementara itu, Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquified Petroleum Gas (LPG) dan Gas Bumi Rumah Tangga juga terpantau berjalan dalam kondisi normal. Guna menjaga kestabilan distribusi BBM bagi para pengguna kendaraan bermotor di sepanjang jalur arus balik, telah di sediakan 36 kantong BBM, 9 mobil dispenser, 14 kiosk Pertamax/AKR 92, 17 Pertamax Motor yang sebagian besar berada pada rest area dan parking bay jalan tol. Stok BBM di SPBU wilayah Puncak dan sekitarnya juga dilaporkan aman.

Secara umum, kondisi ketahanan stok BBM jenis Premium bisa bertahan selama 32,5 hari, meningkat dari hari sebelumnya yang sebesar 30,2 hari (31 Desember 2017), sedangkan LPG bisa bertahan 17 hari terhitung pada 1 Januari 2018. Selain itu dilaporkan juga ketahanan beberapa jenis BBM lainnya meningkat dari hari sebelumnya, seperti Solar/Akrasol yang dapat bertahan menjadi 20,2 hari, Pertalite juga meningkat 22,8 hari, Kerosene: 57,5 hari; Pertamax/Akra92 : 20,6 hari; Pertamax Turbo: 36,5 hari; Dexlite: 19,7 hari; Pertamina Dex: 24 hari dan Avtur: 26,4 hari. kbc1

Bagikan artikel ini: