Bupati Banyuwangi Azwar Anas happy serapan beras Bulog terbesar kedua di Indonesia

Rabu, 10 Januari 2018 | 05:30 WIB ET
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas melepas operasi pasar beras di Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas melepas operasi pasar beras di Banyuwangi.

BANYUWANGI, kabarbisnis.com: Berkat sinergi berbagai elemen di Kabupaten Banyuwangi, penyerapan beras petani oleh Perum Bulog di kabupaten tersebut menjadi yang terbesar kedua di Indonesia dengan capaian 81.000 ton pada 2017.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut gembira pencapaian tersebut.

”Kami terus melakukan upaya dari hulu ke hilir untuk penanganan pertanian rakyat. Irigasi tersier pertanian juga terus ditingkatkan untuk memudahkan petani. Semoga kedepan kolaborasi Bulog dan Pemkab Banyuwangi akan terus berlanjut,” ujar Anas saat pelepasan operasi pasar di Banyuwangi, Selasa (9/1). 

Kepala Bulog sub divre V Banyuwangi, David Susanto, mengatakan, saat ini, persediaan beras Bulog Banyuwangi mencapai 35 ribu ton. "Jumlah ini mencukupi untuk kebutuhan beras warga Banyuwangi selama dua tahun ke depan. Bulog Banyuwangi menjadi cabang Bulog yang penyerapannya nomor dua terbesar di Indonesia,” ujarnya. 

”Kami berterima kasih ke semua pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk kerja sama yang bagus di Banyuwangi. Kita siap berapa pun permintaan pasar, karena stok beras kita berlimpah,” katanya.

Kantor Bulog Sub Divre Banyuwangi kini mulai melakukan operasi pasar (OP) beras jenis medium di seluruh pasar se-Banyuwangi. Ini ditandai dengan pelepasan armada OP oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Sekretaris Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangan Syailendra di Gudang Bulog Ketapang Banyuwangi, Selasa (9/1).

David mengatakan, OP di Banyuwangi akan berlangsung hingga Maret mendatang. “Sementara kami tetapkan OP sampai Maret, tapi kalau masih dibutuhkan OP masih bisa diperpanjang,” kata David.

Pada OP ini Bulog menjual beras jenis medium dengan harga eceran tertinggi (het) Rp. 9350 per kilogram. Selain melakukan OP dengan berkeliling di berbagai titik wilayah Banyuwangi, Bulog juga menggandeng pedagang grosir, penggilingan beras rakyat dan pengecer di seluruh pasar Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menambahkan, pihaknya terus memastikan ketersediaan pangan di daerah terus tercukupi. Anas berharap OP yang dilakukan Bulog berjalan dengan lancar dan dapat diserap oleh pasar dengan baik sehingga harga beras dapat terkendali.

“Semoga OP berjalan sukses dan harga beras tetap terkendali. Selain itu, saya akan terus mendorong Badan Usaha Milik Desa untuk membantu distribusi beras. Kita perkuat kekompakan agar harga pangan tetap stabil. Inflasi terjaga, daya beli rakyat terlindungi,” ujar Anas. kbc2

Bagikan artikel ini: