Sertifikasi lahan dipastikan mampu dongkrak aset BUMN

Jum'at, 12 Januari 2018 | 13:20 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Program sertifikasi lahan oleh pemerintah dinilai cukup positif untuk menaillan nilai aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Untuk itu,  PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) telah menandatangani nota kesepahaman terkait program sertifikasi tanah (PST) dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN).

Selain itu, hal tersebut juga untuk mendukung Program Reformasi Agraria yang dicanangkan Pemerintah. Penandatangan kesepakatan antara kedua belah pihak ini dilakukan oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil dan CEO Pelindo III IG. N. Askhara Danadiputra di Jakarta.

“Kami berkomitmen mendukung program pemerintah di bidang reformasi agraria. Seperti diketahui Presiden Joko Widodo menargetkan sebanyak 7 juta sertifikat di tahun 2018 diterbitkan oleh Kementerian ATR/BPN,” ujar CEO yang akrab dipanggil Ari Askhara tersebut.

Lebih lanjut Ari Askhara mengatakan bahwa penandatanganan MoU bertujuan untuk memberikan jaminan kepastian dan perlindungan hukum dalam pengusahaan tanah di wilayah Pelindo III. “Selain itu, kesepakatan ini sebagai bentuk dukungan Pelindo III dalam rangka percepatan pencapaian program strategis Kementerian ATR/BPN dalam hal pensertifikatan aset tanah masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan terpisah, Commercial and Operational Director Pelindo III Mohammad Iqbal mengungkapkan, bahwa sertifikasi aset tanah tersebut diharapkan dapat mendukung optimalisasi pemanfaatan aset perusahaan Pelindo III yang sedang gencar melakukan diversifikasi bisnis, terutama di sektor properti, bisnis kepelabuhanan dan pariwisata bahari.

Selain itu, pasca sertifikasi akan Pelindo III akan mencatatkan peningkatan aset yang dapat meningkatkan valuasi perusahaan di pasar global. Sehingga dapat membawa sentimen positif pada aksi korporasi untuk meningkatkan investasi.

Perlu diketahui, dalam beberapa tahun ke depan, operator pelabuhan milik Pemerintah ini berencana mengembangkan 11 proyek strategis diantaranya Pembangunan kawasan ekonomi terintegrasi Java Integrated Industrial & Port Estate (JIIPE) di Gresik.

Selain itu, Pelindo III juga mendukung program pemerintah dalam penyediaan pasokan listrik, dengan membangun Terminal LNG di Pelabuhan Benoa Bali dan PLTMG di Terminal Teluk Lamong serta mendukung target pemerintah untuk mendatangkan kunjungan 20 juta wisatawan, dengan membangun terminal penumpang kapal pesiar dan kompleks marina bertaraf internasional di Bali dan Banyuwangi.kbc6

Bagikan artikel ini: