Grab akuisisi perusahaan India, ini tujuannya

Kamis, 18 Januari 2018 | 13:47 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perusahaan platform digital yang telah menjangkau delalan negara di ASEAN, Grab, mencaplok perusahaan India, iKaaz. Aksi korporasi ini dilakukan Grab untuk memperkuat pelayanan sistem pembayaran GrabPay.

Managing Director GrabPay Southeast Asia Jason Thompson menargetkan, perusahaannya terus menjadi platform pembayaran universal terbesar di Asia Tenggara.

Grab mengakuisisi iKaaz karena perusahaan tersebut dinilai sukses mengembangkan berbagai inovasi layanan pembayaran, yaitu meliputi teknologi NFC, QR-code, pembayaran melalui suara, pembayaran tagihan, pembayaran transaksi daring, dan P2P.

Teknologi pembayaran iKaaz sudah digunakan untuk melayani transaksi berbagai kegiatan perdagangan dan industri.  Kecanggihan teknologi itu dinilai dapat mengakselerasi pengembangan fitur dan integrasi pembayaran GrabPay.

“Fitur pembayaran offline yang mutakhir ini menawarkan fleksibilitas untuk menyesuaikan platform GrabPay ke setiap negara di Asia Tenggara.Keahlian tim iKaaz dapat membangun GrabPay menjadi platform pembayaran universal Asia Tenggara,” ujarnya, Rabu (17/1).

Usai akuisisi ini, tim iKaaz bakal berkolaborasi bersama perusahaan rintisan bidang pembayaran lain yang sudah tergabung dalam pusat penelitian Grab di India, yakni Nokia Money and Obopay.

“Kami bekerja dengan gigih untuk membawa lebih banyak masyarakat ke dalam ekosistem ekonomi non-tunai. Melalui kemitraan dengan Grab, kami berkesempatan melihat bagaimana teknologi dapat meningkatkan kualitas kehidupan lebih dari 620 juta orang di Asia Tenggara,” ujar pendiri iKaaz, Soma Sundaram. kbc10

Bagikan artikel ini: