Penjualan Suzuki di Jatim naik 11,4%, UMC: Terima kasih media!

Kamis, 18 Januari 2018 | 15:01 WIB ET

DI TENGAH belum membaiknya pasar otomotif di dalam negeri di tahun 2017, PT United Motor Center (UMC) patut bersyukur. Pasalnya, main dealer mobil Suzuki wilayah Jawa Timur ini berhasil membukukan penjualan yang sangat positif sepanjang tahun lalu.

Pada periode Januari-Desember 2017, penjualan mobil Suzuki di Jawa Timur mencapai angka sekitar 12.000 unit, dimana sebanyak 10.500 unit disumbang oleh UMC. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 11,4% dibanding pejualan yang dicapai pada 2016 yang di kisaran 8.900 unit.

Sales & Marketing Director PT United Motor Center (UMC), Fredy Teguh mengatakan, pertumbuhan sebesar itu jauh melampaui pertumbuhan pasar mobil di Jatim pada 2017 yang hanya naik sebesar 3 persen.

"Pada 2017 lalu penjualan mobil di Jatim sebesar 128.000 unit, atau hanya naik 3 persen dibanding penjualan pada tahun 2016 yang sebesar 124.500 unit. Artinya, pertumbuhan penjualan Suzuki jauh melebihi pasar," kata Fredy saat test drive sekaligus media gathering bertajuk 'Gear to Experience Thank You 2017' di UMC Mojokerto, Sabtu (13/1/2018).

Dipaparkannya, banyak hal yang memengaruhi kenaikan penjualan yang signifikan yang dicapai Suzuki di tahun 2017 lalu. Diantaranya adalah kehadiran lima varian baru yang diluncurkan selama 2017, yakni Pick up, Ignis, Ertiga Diesel Hybrid, Baleno Hatchback dan New SX4 S Cross.

"Model-model baru ini cukup signifikan mendongkrak penjualan kami, karena karakter konsumen di Jatim selalu menyukai hal-hal yang baru dan belum banyak di pasaran. Apalagi produk-produk baru ini memiliki keunggulan dan value for money," ungkapnya.

Selain itu, UMC juga terus memperluas jaringan penjualan dan servis. Terbaru, UMC menambah jarngan terbarunya di Mojokerto, tepatnya di Jalan Raya By Pass KM 50, Meri, Magersari, Kota Mojokerto atau di depan terminal bus Mojokerto. Sesuai standar Suzuki, diler yang memiliki luas total 4.800 meter persegi ini telah memiliki kategori 3S, yakni sales, service, dan spare part.

Diakui Fredy, meski baru dibuka dua tahun lalu, namun kontribusi penjualan UMC Mojokerto cukup signifikan. Maklum, selain merupakan kota industri dan perdagangan, Mojokerto juga menjadi kota satelit dan lokasinya strategis karena berada di jalan utama Surabaya-Madiun.

Bagaimana di tahun 2018? Fredy mengakui, pihaknya optimistis bisa meraih angka penjualan yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2017, dengan peningkatan sebesar 20%, dan pencapaian market share Suzuki di angka 12% untuk wilayah Jatim dan berkontribusi sebesar 10% terhadap penjualan Suzuki secara nasional.

“Selain produk-produk baru yang diluncurkan di tahun 2017 masih cukup mendapat minat besar dari konsumen, beberapa faktor yang menjadi opportunity kami di tahun 2018, yakni situasi Jawa Timur yang tergolong kondusif, dan yang kedua rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Timur di atas nasional. Semua itu menjadi faktor pendukung segala bisnis di Jawa Timur, semoga di tahun 2018 kami bisa mencapai keberhasilan lebih dari tahun 2017,” ujarnya.

Halaman 1 dari 3
Bagikan artikel ini: