Sosialisasi peta bahaya terbaru, tarif asuransi gempa ditinjau ulang

Kamis, 18 Januari 2018 | 20:06 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Reasuransi Maipark Indonesia menggelar sosialisasi peta sumber gempa dan bahaya gempa Indonesia 2017 yang merupakan pemutakhiran dari peta gempa tahun 2010.

Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGen) merilis peta baru sumber dan bahaya gempa 2017. Dalam data baru itu disebutkan, dalam periode 2010-2017, jumlah jalur sesar aktif yang berhasil dipetakan dan teridentifikasi mencapai 295 sumber gempa yang terdiri dari 242 sumber gempa yang berhasil diketahui. Selain itu, terdapat 53 sumber gempa berdasarkan peta gempa nasional tahun 2010.

Direktur Maipark Yasril Y. Rasyid mengatakan, sosialisasi peta gempa terbaru itu dilakukan agar pelaku industri asuransi bisa mendapatkan gambaran dan penilaian risiko yang lebih baik sesuai dengan rilis kompilasi data sumber baru tersebut. 

Dengan diluncurkannya penyusunan peta gempa 2017, diharapkan pelaku industri semakin memahami risiko, memperkuat tata kelola, berinvestasi dalam ketahanan, dan meningkatkan kesiapan menghadapi bencana.

“Pemutakhiran peta sumber dan bahaya gempa baru ini sejatinya untuk melakukan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gempa dan di rilis setiap lima tahun sekali,” papar Yasril.

Menindaklanjuti rilis kompilasi sumber data baru tersebut, Maipark melakukan tinjauan ulang terhadap tarif asuransi gempa. Hal itu dilakukan untuk melihat kemungkinan perubahan yang dapat terjadi berdasarkan peta sumber dan bahaya gempa Indonesia. kbc2

 

Bagikan artikel ini: