Ini solusi bagi pebisnis ritel yang mau rambah digital

Jum'at, 26 Januari 2018 | 09:07 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Saat ini hampir semua sektor bisnis bersentuhan dengan digital dalam mengembangkan usahanya. Apalagi yang bergerak di sektor ritel.

Memanfaatkan peluang ini, PT Inovasi Informasi Indonesia atau ICUBE perusahaan teknologi informasi memperkenalkan model bisnis baru bagi pebisnis ritel yakni, Omni Channel. Omni Channel akan menjadi solusi bagi pelaku bisnis, khususnya ritel untuk bisa bersaing dengan e-commerce.

Chief Technology Officer (CTO) ICUBE, Muliadi W Jeo mengatakan, Omni Channel adalah model bisnis lintas channel yang mengutamakan pengalaman pelanggan mereka.

Pelanggan dari perusahaan yang mempraktekkan Omni Channel dapat berbelanja dengan menggunakan berbagai channel sekaligus baik online maupun offline.

Mulyadi menjelaskan, proses Omni Channel misalnya terdapat pelanggan mencari barang di salah satu web di pagi hari. Setelah mencari, pelanggan tersebut pergi untuk berangkat kerja.

Lalu pada makan siang pelanggan melakukan pembelanjaan melalui aplikasi di ponsel dan kemudian pelanggan bisa mengambil barang belanjaannya di toko sepulang kantor.

"Pelanggan juga bisa mengembalikan barang yang dibelinya secara online dan menukarnya dengan ukuran atau kondisi barang yang lebih pas di toko. Pada Omni Channel, seluruh media pemasaran dan sales terintegrasi menjadi satu tanpa terputus sama sekali. Itu menariknya," ujar Muliadi dalam keterangannya, Kamis (25/1/2018).

Muliadi menuturkan, pebisnis ritel bisa menjalankan model bisnis Omni Channel lewat tiga cara. Pertama, kata dia, para pebisnis ritel harus memahami kebiasaan belanja pelanggan mulai dari awal sampai akhir termasuk kebiasaan berbelanja online dan offline.

Kedua, pebisnis ritel harus memilih teknologi yang paling pas sesuai dengan pilihan belanja pelanggan, misalnya banyak yang sekedar membuat Facebook page hanya karena bisnis lain menggunakan Facebook.

Ketiga, para pebisnis ritel juga harus mengintegrasikan semua pilihan teknologi baik online maupun offline menjadi satu data tunggal yang tidak terpisahkan, sehingga pelanggan mendapatkan pengalaman belanja yang tidak terputus-putus baik secara online ataupun offline.

"Omni Channel itu bukan suatu proyek yang bisa dilakukan sekali dan selesai.  The idea of doing business with Omni Channel in mind itu seperti seorang memasang lego.  Di ICUBE, kita mempunyai program SWIFT. Untuk langkah awal pemula yang ingin masuk digital.  Investasi awal bisa dimulai dari harga 50 hingga 75 juta rupiah plus 5 juta rupiah per-bulannya," sebut dia

Muliadi merasa optimis Omni Channel akan bisa diterapkan secara menyeluruh untuk membantu usaha pebisnis ritel di Indonesia di era digital teknologi seperti saat ini. kbc10

Bagikan artikel ini: