Daftar maskapai paling tepat waktu

Kamis, 01 Februari 2018 | 17:44 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maskapai NAM Air mencatatkan tingkat ketepatan waktu penerbangan (on time performance/OTP) tertinggi sebesar 92,62 persen dari jumlah penerbangan 29.832 frekuensi sepanjang tahun lalu.

Selain NAM Air, empat maskapai lain yang masuk lima besar OTP tertinggi adalah Batik Air (88,66 persen), Garuda Indonesia (88,53 persen), Sriwijaya Air (88,69 persen), dan Citilink (88,33 persen). Secara rata-rata, tingkat OTP kelima maskapai itu adalah 85 persen.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso mengatakan, angka OTP tersebut cukup tinggi dan memenuhi target minimum yang dicanangkan bersama. Namun, bagi Garuda yang selama ini menjuarai OTP, posisinya tergeser dikarenakan ada gangguan penjadwalan kru.

“OTP yang sesuai target tersebut juga berarti tingkat pelayanan maskapai kepada penumpang ikut meningkat. Pelayanan yang meningkat juga bisa meningkatkan kepercayaan penumpang terhadap maskapai yang bersangkutan sehingga bisnis penerbangannya juga akan berdampak positif,” kata Agus dalam keterangan persnya, Kamis (1/2).

Menurut Agus, ketepatan waktu penerbangan memang bukan terkait dengan maskapai saja. Ada pihak lain yang berperan seperti cuaca, kelaikan teknis, bandara, pengelola navigasi, groundhandling, hingga penumpang pesawat.

Agus mencatatkan, jumlah penerbangan rute domestik maskapai nasional pada periode Januari hingga Desember 2017 berjumlah 828.608 penerbangan atau meningkat 8,5 persen dibandingkan realisasi 2016 yang berjumlah 763.522 penerbangan.

Sedangkan, tingkat ketepatan waktu operasional maskapai penerbangan pada 2017 mencapai 80,14 persen atau 664.024 penerbangan tepat waktu dari total 828.609 penerbangan yang dilakukan. Persentase tersebut, kata Agus, turun sekitar 2,5 persen dibanding tahun 2016 lalu yang mencapai 82,67 persen atau 631.216 penerbangan dari total 763.522 penerbangan.

Berikut daftar lengkap OTP maskapai berjadwal dan jumlah penerbangannya adalah sebagai berikut:

1. NAM Air 92, 62 persen, total penerbangan 32.209 dan penerbangan on time 29.832 penerbangan.

2. Batik Air 88,66 persen, total penerbangan 84.900 dan penerbangan on time 75.270 penerbangan.

3. Garuda Indonesia 88,53 persen, total penerbangan 200.918 dan penerbangan on time 177.875 penerbangan.

4. Sriwijaya Air 88,69 persen, total penerbangan 67.673 dan penerbangan on time 60.017 penerbangan.

5. Citilink 88,33 persen, total penerbangan 84.808 dan penerbangan on time 74.912 penerbangan.

6. TransNusa 71,36 persen, total penerbangan 737 dan penerbangan on time 526 penerbangan.

7. Lion Mentari 71,32 persen, total penerbangan 196.932 dan penerbangan on time 140.459 penerbangan.

8. Wings Air 65,47 persen, total penerbangan 108.278 dan penerbangan on time 70.888 penerbangan.

9. Indonesia AirAsia Extra 77,42 persen, total penerbangan 7.747 dan penerbangan on time 5.998 penerbangan.

10. Indonesia AirAsia 75,94 persen, total penerbangan 7.378 dan penerbangan on time 5.603 penerbangan.

11. Susi Air 72,65 persen, total penerbangan 6.781 dan penerbangan on time 4.926 penerbangan.

12. Kalstar Aviation (berhenti operasi per 30 September 2017) 58,10 persen, total penerbangan 12.177 dan penerbangan on time 7.075 penerbangan.

13. Travel Express 74,40 persen, total penerbangan 9.287 dan penerbangan on time 6.909 penerbangan.

14. Trigana Air 42,49 persen, total penerbangan 8.784 dan penerbangan on time 3.732 penerbangan. kbc10

Bagikan artikel ini: