Jadi pasar startup terbesar ASEAN, ini yang harus dilakukan pemain lokal

Rabu, 21 Februari 2018 | 15:54 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Era ekonomi digital tak bisa dihindari. Era dimana menjadi tujuan banyak negara di dunia dengan perusahaan start-up sebagai ujung tombak. Indonesia pun berpeluang menjadi pasar startup terbesar di ASEAN.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, arah ekonomi dunia sudah ke digital. Indonesia sendiri mempunyai peluang dengan pasar yang besar.

"Jadi, Indonesia sebenarnya siap, intinya siap enggak siap harus siap. Karena, ini kan namanya sudah di dunia arahnya sudah ke sana. Di kita sudah ada karena semua startup itu kan kuncinya punya pasar yang besar," ujarnya di Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Airlangga menjelaskan, Indonesia saat ini menjadi pasar terbesar bagi perusahaan start-up di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Jadi, tidak mengagetkan jika kapitalisasi pasar startup bisa menjadi besar dalam waktu beberapa tahun.

"Indonesia sekarang menjadi pasar terbesar di ASEAN untuk startup. Untuk itu, perusahaan-perusahaan yang berbasis IT ini di Indonesia jadi perushaaan dengan market kapitalisasi besar," kata dia.

Menurutnya, jumlah perusahaan unicorn di ASEAN juga didominasi dari Indonesia. Namun, mereka lebih sering mendapat investasi justru dari asing.

"Di ASEAN itu baru tujuh unicorn, tujuh perusahaan besar. Dari tujuh perusahaan besar itu, empat dari Indonesia. Tetapi memang yang melakukan investasi atau yang sering kita sebut fintech, itu semua fintech global," ungkapnya. kbc10

Bagikan artikel ini: