Rusunawa solusi bagi kaum milenial

Rabu, 14 Maret 2018 | 04:42 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan intens menambah pasokan unit rumah terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai upaya mewujudkan program satu juta rumah.

"Bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR dengan penghasilan maksimal Rp 7 juta dapat menikmati rusun subsidi dan untuk rumah tapak maksimal penghasilan MBR yang mendapatkan KPR Subsidi adalah Rp 4 juta," kata Dirjen Penyedian Perumahan, Khalawi Abdul Hamid.

Khalawi mengatakan, rusunawa sejatinya bisa menjadi salah satu pilihan tempat tinggal bagi kalangan pekerja dari generasi milenial.

"Kalau masih sendiri bisa memilih tipe studio. Bila sudah berkeluarga, bisa memiliki tipe 36. Harga sewanya relatif terjangkau dengan kualitas cukup baik. Nanti, bila penghasilan semakin meningkat bisa mengangsur membeli apartemen atau rumah tapak," katanya.

Menurut Khalawi, hunian vertikal menjadi pilihan karena generasi milenial lebih memilih tinggal di kawasan perkotaan, sementara ketersediaan tanah semakin terbatas. "Hunian vertikal juga mengurangi laju konversi lahan perdesaan menjadi perkotaan," tambahnya. kbc12

Bagikan artikel ini: