Bos BNI ikuti rapat koordinasi pangan BUMN yang super penting

Rabu, 14 Maret 2018 | 12:03 WIB ET

BOGOR, kabarbisnis.com: Kementerian BUMN menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pangan BUMN di Kawasan Perkebunan Gunung Mas, Bogor. Rakor yang dilaksanakan khusus untuk membahas berbagai permasalahan terkait ketersediaan dan kebutuhan pangan Tanah Air ini dipimpin oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno serta dihadiri oleh segenap Pejabat Kementerian BUMN dan para Direktur Utama (Dirut) BUMN yang bergerak dalam bidang pangan serta perbankan.

PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) sebagai salah satu BUMN yang bergerak dalam sektor pangan juga turut ambil bagian dan hadir melalui Direktur Utama RNI B. Didik Prasetyo. Pembahasan dalam Rakor tersebut sangat strategis mengingat Menteri BUMN menekankan agar BUMN dapat lebih berperan aktif dalam menemukan solusi seputar permasalahan pangan. 

Dalam sambutannya, Menteri BUMN mengatakan, saat ini terdapat 82 Kabupaten yang harga jual komoditas beras didaerahnya masih tingginya. Selain beras, gula juga menjadi komoditas yang harganya masih tinggi.

“Harapannya bagaimana komoditas lain juga bisa turun, tapi saat ini yang prioritas adalah beras dan gula, bagaimana kedua komoditas tersebut harganya dapat turun,” ujarnya.

Acara yang digelar di areal perkebunan teh yang dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII tersebut diawali dengan tea walk mengelilingi areal perkebunan teh yang sejuk. Pelaksanaan Rakor dimulai dengan dibuka oleh Menteri BUMN. Dalam pembahasannya para peserta fokus membedah permasalahan pangan khususnya komoditas beras melalui brainstorming dan diskusi. 

Acara kemudian ditutup dengan pernyataan komitmen yang menyatakan bahwa seluruh insan BUMN dengan segenap kemampuan dan sumberdaya yang dipunyai siap dan sungguh-sungguh bersinergi menstabilkan harga beras di konsumen dan harga gabah di petani sesuai dengan harga yang ditetapkan Pemerintah.

Agar setiap pelaksanaan Rakor dapat memberi manfaat bagi terwujudnya Sinergi BUMN dan memberikan sumbangsih bagi lingkungan serta masyarakat sekitar seperti halnya pesan Ibu Menteri BUMN, usai penutupan Rakor dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding antara PTPN VIII dengan beberapa BUMN lainnya dan penyerahan bantuan CSR. Adapun RNI menjadi salah satu BUMN yang terlibat dalam penadatanganan MoU dan pemberian bantuan CSR tersebut. kbc4

Bagikan artikel ini: