Jokowi inginkan program bank wakaf mikro ada di setiap pesantren

Rabu, 14 Maret 2018 | 14:25 WIB ET

SERANG, kabarbisnis.com: Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin program bank wakaf mikro dimiliki setiap pesantren di Indonesia. Menurut dia, sistem perekonomian negara harus memberi ruang bagi pelaku Usaha, Mikro, Kecil, Menengah (UMKM).

"Ini harus dikembangkan ke seluruh pesantren yang punya komunitas," kata Jokowi saat meresmikan peluncuran bank wakaf mikro di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Banten, Rabu (14/3/2018).

Saat ini telah ada 20 bank wakaf mikro yang ada di pesantren dan berbagai komunitas di Pulau Jawa. Sementara, sebanyak 20 bank berbasis syariah ini akan dikembangkan ke luar Jawa.

Jokowi menjelaskan, bahwa program Otoritas Jasa Keuangan (OKJ) ini bersumber dana dari donatur dari banyak pihak. "Hari ini (peluncuran bank wakaf makro) di Serang, Minggu lalu di Cirebon dan Jawa Timur," terangnya.

Kepala Negara menambahkan, bahwa sebelum membentuk bank wakaf mikro, terlebih dahulu pondok pesantren harus membentuk komunitas guna mengetahui para nasabah bank tersebut.

Selanjutnya, komunitas tersebut dapat membentuk koperasi sebelum menerima bantuan program pemerintah berupa bank wakaf mikro ini.

"Karena memang di bank mikro ini  tidak ada bunga cuma biaya administrasi. Bank konvensional bisa 12%, kalau rentenir bisa 40%. Ini harus dicegah dan pesantren diharapkan bisa bermanfaat untuk di lingkungannya," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: