Lippo Group raih suntikan US$300 juta dari 9 perusahaan global

Selasa, 20 Maret 2018 | 21:47 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Lippo Group menandatangani kerja sama dengan sembilan perusahaan global yang ternama dari Amerika Serikat (AS), UK, Singapura, dan Tiongkok sebesar USD300 juta. Kerja sama ini dalam bidang logistik dan financial technology (fintech). Hal itu seiring dengan keberhasilan Lippo Group memasarkan Meikarta sebagai tempat layak investasi kepada para investor.

CEO Lippo Group James Riady mengatakan dengan adanya kerja sama ini merupakan bukti respons publik dunia atas kehadiran Meikarta. Untuk di masa depan, selain sebagai kawasan hunian, Meikarta juga akan menjadi pusat pendidikan dan riset.

"Hari ini merupakan langkah awal untuk merealisasikan Meikarta menjadi sebuah kota baru yang modern. Pembangunan fisik di Meikarta terus berjalan, dan sampai saat ini, sudah ada beberapa tower yang tengah dibangun. Lalu juga sudah ada yang mencapai beberapa lantai," ucap James, ditemui dalam acara 'Global Signing Conference With Top 30 Universities and Top 500 Enterpresides In The World' di Hotel Aryaduta Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018).

Kolaborasi tersebut untuk mewujudkan kawasan sains dan teknologi ini, dia mengaku, Meikarta diharapkan dapat meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM). Sehingga, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Meikarta yang merupakan perwujudan atas komitmen Lippo Grup terus berupaya untuk mengembangkan lima pilar pembangunan, yakni, Innovative Infrastructure & Transportation, High Tech‎ CBD & Research Hub, Business & Commercial Hub, Green Suistainable Living dan Center for the Arts, Culture & Education.

"Rencana kami bangun tersebut mendapat respons yang sangat positif dari berbagai institusi global yang bergerak di pendidikan, Medical & Health Care, Science & Innovation, Finance Technology dan Logistis," papar dia.

Sembilan perusahaan itu terdiri dari USA Dunham Bush Refrigeration Equipment Inc, Union Space, Rework, Shanghai Infin Technology, Eshang Rosewoord ESR Logistic, Nagase Indonesia, Micro Focus, ACSC & CFLP International Logistic, dan Seafirst Technologies.

Meikarta, lanjut James, akan terus berupaya melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, dalam upaya menjadikan Meikarta sebagai kota baru yang memiliki fasilitas lengkap untuk kebutuhan penghuninya, serta menjadikan Meikarta menjadi sebuah kota yang modern.

"Untuk pelaksanaan kerja sama dengan institusi ini, maka akan menggunakan lahan seluas 273 ribu meter per segi di kawasan Meikarta, agar bisa dikembangkan menjadi pusat pendidikan, riset, kesehatan, logistik dan lain-lain," papar James.

Lanjut putra mahkota Mochtar Riady ini menambahkan, Meikarta akan terus bekerjasama dengan berbagai pihak, dalam menjadikan Meikarta sebagai kota baru yang memiliki fasilitas lengkap untuk kebutuhan penggunaannya. "Dan juga menjadikan Meikarta sebagai kota modern," pungkas James. kbc10

Bagikan artikel ini: