Rangsang petani, Kementan ingin HPP gula Rp10.550 per kilogram

Selasa, 27 Maret 2018 | 15:53 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Pertanian (Kementan) mengusulkan Harga Pokok Pembelian (HPP) gula petani naik menjadi Rp 10.500 per kilogram (kg). Kementan meyakini apabila hal ini dilakjkan akan memotivasi petani untuk menongkatkan produksinya.

Direktur Jenderal Perkebunan Bambang mengatakan surat usulan mengenai HPP gula sudah diajukan ke menteri pertanian untuk kemudian diteruskan kepada menteri perdagangan.

Menurut Bambang usulan kenaikan HPP juga dilatari oleh meningkatnya biaya Pokok Produksi (BPP) dari Rp 9.500 per kg menjadi Rp 10.000 per kg.

Sehingga, HPP menurutnya jadi perlu dinaikan menjadi sekitar Rp 10.500 per kg dari sebelumnya Rp 9.700 per kg. Terlebih  Harga Eceran Tertinggi  gula juga telah dipatok Rp 12.500 per kg yang juga menjadi pertimbangan lain untuk kenaikan HPP.

"Harga rendah yang karena peningkatan ongkos produksi  bisa membuat petani beralih ke komoditas lain," kata Bambang di Jakarta, kemarin.

Usulan kenaikan HPP juga dilakukan atas pertimbangan dari tim pakar nasional, akademisi dari perguruan tinggi, dan kelembagaan petani.  “Diusulkan karena produktivitas gula kita rendah,” ujar Bambang.

Ia pun menyatakan target produksi gula nasional pada tahun ini mencapai sebesar 2,1 juta ton, relatif stagnan dibandingkan dengan  realisasi produksi tahun lalu yang mencapai , 2,1 juta ton lantaran terdapat pengurangan lahan tahun ini  sekitar 5.000 hektare.

Rendahnya produktivitas gula yang juga disertai dengan tidak efisiennya pabrik menyebabkan banyak petani merugi. Alhasil banyak petani juga mulai  beralih ke komoditas lain  seperti padi dan jagung. kbc11

Bagikan artikel ini: