Topang 32 persen, pasar otomotif Indonesia jadi yang terbesar di Asean

Selasa, 03 April 2018 | 07:56 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Jika beberapa tahun lalu Thailand menjadi penguasa pasar otomotif di kawasan Asean, kini Indonesia mampu menyalip dominasi negara tersebut.

Berdasarkan data Asean Automotive Federation (AAF), penjualan kendaraan roda empat Indonesia sepanjang 2017 mencapai 1,08 juta unit atau 32,32% dari total 3,34 juta unit dari penjualan mobil kawasan Asean. Sementara negara dengan penjualan mobil terbanyak kedua adalah Thailand, diikuti Malaysia di urutan ketiga.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto mengharapkan Indonesia akan tetap jadi pemimpin di ASEAN. Mengingat pertumbuhan ekonominya baik di atas 5%, serta jumlah penduduk yang besar serta pendapatan per kapita yang akan terus meningkat.

Hanya saja, Jongkie mengharapkan agar pasar tidak stagnan perlu segera diterbitkan adanya harmonisasi tarif perpajakan otomotif yang digodok oleh pemerintah.

Dalam aturan ini kabarnya akan ada gagasan untuk pengurangan pajak sedan. Apalagi di pasar global, sedan termasuk punya permintaan yang besar. "Diharapkan bisa segera diputuskan," kata Jongkie, Senin (2/4/2018).

Jongkie menilai sampai kuartal I-2018, kondisi domestik maupun ekspor masih membaik. Hanya saja, pembatasan ekspor ke Vietnam, bisa mempengaruhi angka ekspor di akhir tahun.

Tahun lalu ekspor sekitar 230.000 unit yang didalamnya ada sekitar 40.000 unit ke Vietnam. "Kami harapkan masalah ini bisa diatasi segera dan dicarikan pasar ekspor lain oleh para prinsipal," lanjut Jongkie.

Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT Toyota Astra Motor menjelaskan untuk kawasan Asia Tenggara saat ini Indonesai masih menjadi pemimpin dalam beberapa tahun terakhir. "Diharapkan terus berlanjut apalagi pemerintah memperhatikan kemajuan industri otomotif saat ini," kata Soerjo.

Soerjo juga mengharapkan harmonisasi tarif perpajakan otomotif yang digodok pemerintah bisa selesai. Hal ini supaya pengembangan pasar sedan bisa menggairahkan pasar.

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono menjelaskan ke depannya Indonesia akan tetap menjadi pemimpin pasar Asean mengingat populasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang membaik.

Mengenai pasar ekspor Vietnam, Warih mengaku ada dampak berkurangnya volume ekspor. Hanya saja, tahun ini TMMIN belum mengubah target ekspornya yaitu mempertahankan kinerja ekspor seperti tahun lalu di angka 199.000 unit. "Kami akan terus fokus pada peningkatan jumlah negara tujuan ekspor untuk mencapainya," kata Warih.

Presiden Direktur PT Hyundai Motor Indonesia, Mukiat Sutikno mengatakan, pasar Indonesia tetap akan menjadi pasar terbesar untuk industri otomotif. "Populasi kita besar dan pertumbuhan ekonomi masih terus berjalan," kata Mukiat. kbc10

Bagikan artikel ini: