Laris manis, rumah Rp300 jutaan besutan Jayaland

Kamis, 12 April 2018 | 22:41 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Tidak bisa dipungkiri, segmen pasar rumah menengah bawah cukup besar seiring dengan terus meningkatnya kebutuhan akan rumah layak huni. Peluang ini ditangkap pengembang PT Jayaland dengan merilis proyek baru di Gedangan, Sidoarjo dengan nama Surya Breeze.

Kepala Unit Bisnis Strategic PT Jayaland, Samson Suryanto mengatakan, pihaknya memiliki dua konsep pengembangan, yakni pengembangan utama yaitu Puri Surya Jaya, dan pengembangan satelit yaitu Grand Surya, Jaya Harmoni dan Sapphire Residence, termasuk Surya Breeze yang tengah diluncurkan.

Tak heran, apapun produk propeti yang dipasarkan Jayaland selalu mendapat respon positif dari konsumen. Seperti yang terjadi pada pemasaran Surya Breeze yang dilakukan melalui sistem Nomor Urut Pembelian (NUP) ini. Terbukti, saat product knowledge yang dilakukan di Ballroom 89 Ciputra World Surabaya, Kamis (12/4/2018), hadir ribuan agent properti dan mereka menyatakan minatnya.

"Padahal unit yang kita bangun di tahap I Surya Breeze ini hanya 350 unit. Kami bersyukur atas kepercayaan dari para konsumen dan agent properti ini," kata Samson usai acara product knowledge tersebut.

Ditambahkannya, potensi pengembangan kawasan di Surya Breeze mencapai 56 hektare, dimana untuk tahap I ini akan dikembangkan seluas 5 hektare yang meliputi hunian dan area komersial (rumah usaha).

"Surya Breeze merupakan mahakarya fenomenal tahun ini!. Sebab, dengan harga mulai Rp300 jutaan saja, perumahan ini dirancang nyaman serta bernilai investasi. Lokasi Surya Breeze terletak hanya 3 menit dari Puri Surya Jaya dan memiliki multi aksesibilitas, yakni melalui Raya Gedangan, serta dapat diakses dari Raya Buduran," bebernya.

Surya Breeze hadir dengan tiga pilihan tipe, yaitu tipe Warm (LB41/LT90), tipe Shine (LB54/LT105), serta tipe Rumah WiraUsaha (LB 38/LT86). Tipe-tipe rumah yang ditawarkan di Surya Breeze dirancang bergaya arsitektur modern minimalis. Memiliki tinggi plafon 4 meter, pencahayaan dan ventilasi rumah di Surya Breeze menjadi sangat baik dikelasnya. ROW jalan yang lega, yakni area gerbang 12 meter dan dalam cluster 8 meter.

Kluster Surya Breeze ditargetkan mulai pembangunan rumah di awal tahun 2019. Dengan target serah terima di tahun 2020.

Manager Pemasaran PT Jayaland, Ali Chusayyidin menambahkan, pihaknya akan menggelar tahapan pemilihan unit pada 5 Mei 2018. Konsumen bisa membeli dengan sistem KPR (Kredit Pemilikan Rumah), dengan tanda jadi menjadi Rp 5 juta.

"Kami ada kerjasama dengan perbankan, ada yang bisa menerima dengan UM 5 persen," ujarnya.

Saat ini, perbankan yang bekerjasama dengan PT Jayaland meliputi BCA, BTN, Bank Mandiri, Bank Mandiri Syariah, dan BRI Syariah.

Ali optimis produk ini akan mendapat respon positif pasar karena kebutuhan rumah tapak yang cukup tinggi. Namun pihaknya memilih menyiapkan langkah hati-hati dengan menyelesaikan penjualan produk ini kemudian melakukan pembangunan.

"Kalau permintaan banyak, kami akan menyelesaikan tahap I dulu, sebelum menambah produk lagi," jelas Ali. kbc7

Bagikan artikel ini: