Peran influencer marketing di industri digital makin vital

Jum'at, 13 April 2018 | 13:13 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perusahaan influencer marketing dan entertainment Gushcloud International menjalin kerja sama strategis dengan CreatorUp. Kedua perusahaan berkolaborasi mengakselerasikan pakar influencer marketing dengan membuat pengalaman belajar yang unik untuk para brand managers, digital strategist dan media planners.

Selain itu, Gushcloud dan Creatorup akan mengembangkan influencer academy program untuk menguatkan para pembuat konten untuk mewujudkan pendapatan baru agar tetap relevan dalam pemasaran digital. Program ini akan dimulai di Indonesia dan Singapura, kemudian akan dilanjutkan ke negara bagian lainnya seperti Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Filipina.

CEO CreatorUp, Mike Tringe, mengatakan, pihaknya mengembangkan dan mengimplementasikan pelatihan pemasaran untuk digital landscape, melayani merek dagang dan agency yang memiliki rencana untuk memaksimalkan jangkauan serta influencer yang ingin tumbuh dengan audiens.

"Kami mengkhususkan diri dalam melokalisasi praktik global ke setiap pasar, membantu pemegang merek, para agency dan para influencerberhasil dalam tujuan bisnis dan pemasaran mereka," ujar Mike Tringe di Jakarta, Jumat (13/4).

Menurutnya, dengan lebih dari 1 miliar jam dari konten yang disaksikan secara global di Youtube, saat ini pemegang merek mengeluarkan biaya lebih banyak pada digital media dibanding dengan sebelumnya.

"Namun, dengan pemasaran digital yang terus berkelanjutan, sangat penting untuk terus mengikuti tren terkini dan praktik terbaik di kawasan ini," tambahnya.

Sementara itu, COO Gushcloud International, Ng Siang Hang, menambahkan, melalui kerja sama ini, pihaknya akan menyediakan jaringan pelatihan mengenai influencer marketing, dan pemasaran.

"Melalui program ini, Gushcloud bertujuan untuk mendidik industri yang mencakup pemegang merek, agency dan pemerintahan, mengenai cara menggunakan influencer marketing secara efektif sebagai bagian dari keseluruhan strategi pemasaran," kata Ng Siang Hang.

"Melalui kerjasama ini, kami berharap dapat menciptakan standar serta praktik umum di industri influencer marketing," jelasnya. kbc4

Bagikan artikel ini: