KAI siapkan 23 ribu kursi tambahan untuk pemudik Lebaran 2018

Jum'at, 13 April 2018 | 13:58 WIB ET

SOLO, kabarbisnis.com: PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mempersiapkan diri guna menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2018. Selain menyediakan 23.000 kursi tambahan untuk arus mudik, digelar juga sahur dan buka bersama di atas kereta bagi para penumpang.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengemukakan, tiket H-1 dan H-2 Lebaran diakui menjadi favorit calon penumpang. Namun, untuk tiket H-5 ke atas, sampai saat ini masih tersedia. Selama masa operasi Lebaran 2018, terdapat 393 perjalanan kereta api (KA).

“Atau bertambah 40 perjalanan dari tahun 2017 lalu atau naik 4%,” ungkap Edi Sukmoro saat melakukan inspeksi di Stasiun Balapan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/4/2018).

Sementara itu, penjualan tiket tambahan masih menunggu koordinasi terkait kedatangan KA baru.

Sebelumnya, PT KAI telah memesan sepuluh rangkaian KA baru ke PT INKA dan enam di antaranya sudah datang. Adapun empat lainnya akan menyusul dan kini masih menunggu konfirmasi. Setelah seluruh KA baru datang, tiket tambahan baru akan dijual. Meski belum menyebut tanggal pasti, dia memberi perkiraan sekitar H-60 Lebaran.

“H-60 atau lebih sedikit, nanti akan diumumkan. Kami terus konfirma si INKA,” tandasnya.

Sahur dan buka bersama gratis disediakan ketika H-10 Lebaran, sementara operasi Lebaran yang dilakukan KAI dimulai H- 10 hingga H+10 Idul Fitri.

“Kami juga melakukan pengamanan jalur yang menyangkut dua aspek, yakni alam dan non alam,” urainya.

Aspek alam antara lain mewaspadai titik-titik tertentu yang rawan longsor, banjir, dan tanah amblas. Setiap daerah operasional (Daop) KAI rerata memiliki titik-titik rawan bencana alam. Seperti Daop V Purwokerto ada tujuh titik rawan, dan dua di antaranya harus diawasi terus-menerus dari bahaya longsor dan banjir.

Daop VI Yogyakarta hampir sama sekali tidak ada titik rawan bencana alam. Sementara itu, aspek non alam di antaranya aksi pelemparan KA. Namun, sejauh ini aksi pelemparan semakin lama semakin berkurang. Pada sisi lain, PT KAI juga menambah kereta baru untuk jalur Solo-Yogyakarta-Kutoarjo.

Dua rangkaian KA baru rencananya datang akhir April dan di harapkan Mei beroperasi. Penambahan KA baru diharapkan bisa mengatasi keluhan pengguna KA Prameks Solo-Yogyakarta terkait kepadatan penumpang. Kedua KA baru itu sebenarnya dipergunakan untuk KA Bandara Adi Soemarmo, Solo.

Namun, karena jalur kereta bandara belum jadi maka dipergunakan dulu untuk jalur Solo-Yogyakarta. Armada KA tidak bisa didiamkan dan harus dioperasikan agar tidak rusak. Menurut dia, KA memiliki kapasitas 200 penumpang jika duduk.

Namun, jika dikombinasikan dengan berdiri mencapai 350 penumpang, dan berdiri semua 500 penumpang. Dari sisi teknis, KA berjenis kereta rel diesel elektrik (KRDE) tersebut material eksterior dan interior didominasi stain less steel atau almunium alloy. kbc10

Bagikan artikel ini: