44 Perusahaan Fintech sudah terdaftar di OJK

Senin, 16 April 2018 | 09:05 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sudah ada lebih dari 40 perusahaan financial technology (fintech) sudah tercatat di OJK.

Deputi Komisioner Institute OJK Sukarela Batunanggar menjelaskan, 44 perusahaan fintech telah tercatat di OJK per April 2018 ini. "Sebanyak 43 perusahaan fintech sektor peer to peer dan satu fintech syariah sudah tercatat di OJK menurut data 10 April lalu," kata Sukarela akhir pekan lalu.

Sukarela juga menambahkan, total penyaluran pembiayaannya tembus Rp 3,54 triliun atau naik 38,23 persen secara year to date (ytd) pada Februari kemarin.

Namun demikian, perusahaan fintech yang tercatat di OJK itu terbilang sedikit. Pasalnya, menurut Wakil Ketua Umum Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) Adriawan Gunadi saat ini ada sebanyak 135 perusahaan fintech yang berdiri di Indonesia.

"Saat ini sudah ada 135 perusahaan fintech yang terdiri dari lima sektor, yakni payment landing, capital market, insurance, market profesioning, dan peer to peer," ucap Adriawan.

Adriawan menambahkan, dari lima sektor perusahaan fintech tersebut, peer to peer menjadi yang terbanyak dengan jumlah 52 perusahaan. Tak hanya dari jumlah banyaknya perusahaan fintech yang berdiri, pertumbuhan pesat juga terjadi dari segi kinerja perusahaan fintech secara keseluruhan.

"Hingga Januari 2018, pertumbuhan volume bisnisnya mencapai Rp 3,5 triliun. Ini menunjukkan pertumbuhan sangat luar biasa dalam setahun ini," sambung Adriawan. kbc10

Bagikan artikel ini: