Red Hat rilis dua produk inovatif untuk akselerasi strategi otomatisasi cloud hybrid pelanggan

Senin, 16 April 2018 | 22:15 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Red Hat, Inc. (NYSE: RHT), penyedia solusi open source terkemuka di dunia, terus membuktikan komitmennya dalam menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam portofolio manajemennya. Kali ini Red Hat merilis versi terbaru dari Red Hat Satellite dan Red Hat CloudForms.

Produk ini dirancang untuk mengakselerasi penerapan lingkungan cloud yang didukung oleh Red Hat, serta mengotomatisasi dan semakin menyederhanakan manajemen infrastruktur yang sedang berlangsung.

Vice President and General Manager, Management, Red Hat, Joe Fitzgerald menuturkan, mampu menyesuaikan dan menerapkan dengan lebih cepat merupakan kemampuan utama transformasi digital, di mana perusahaan enterprise mengaplikasikan teknologi-teknologi digital yang tengah berkembang guna memperkuat produk dan layanan yang berbeda.

"Namun demikian, kelincahan ini seringkali membutuhkan suatu pendekatan manajemen baru, yang dikembangkan pada inti otomatisasi tugas guna menghadapi peningkatan kompleksitas. Dengan pengumuman hari ini, Red Hat terus mengembangkan penawaran manajemen  berbasis kemampuan otomatisasi yang kuat dari Ansible, yang membantu para pelanggan kami untuk mengadopsi teknologi-teknologi baru sekaligus mempertahankan kontrol yang lebih besar atas infrastruktur cloud hybrid mereka,” katanya melalui siaran persnya, Senin (16/4/2018).

Diakuinya, infrastruktur TI semakin kompleks dengan sistem-sistem yang berbeda pada hardware fisik, lingkungan virtual, penerapan cloud pribadi, dan penyedia cloud publik. Sifat heterogen dari komputasi enterprise modern seringkali membutuhkan suatu jenis solusi manajemen baru, yang dapat meningkatkan penyesuaian, kecepatan, dan stabilitas sekaligus tetap memberikan gambaran yang jelas di seluruh infrastruktur yang berbeda.

Peluncuran terbaru dari Red Hat Satellite dan Red Hat CloudForms membantu menjawab kebutuhan tersebut dengan integrasi yang disempurnakan dengan Red Hat Insights dan Red Hat Ansible Tower demi terciptanya pendekatan terhadap manajemen TI yang berpusat pada otomatisasi. Integrasi ini bertujuan untuk memungkinkan para pengguna agar tidak hanya mampu mengidentifikasi risiko kritis, tetapi juga menciptakan rencana perubahan enterprise dan secara otomatis menghasilkan playbook Ansible guna mengatasi risiko-risiko tersebut. Integrasi-integrasi tersebut, bersama dengan peningkatan produk tambahan, dirancang untuk membantu meningkatkan kelincahan dan mengurangi kompleksitas bagi para pelanggan cloud hybrid.

Menurut Joe Fitzgerald, otomatisasi merupakan suatu komponen penting  dari transformasi digital, yang membantu mendorong efisiensi, memberikan keuntungan dengan lebih cepat, serta menyelesaikan tantangan alur kerja TI dan bisnis. Dengan mempercanggih integrasi teknologi Ansible di seluruh portofolio manajemennya, Red Hat bermaksud untuk lebih memungkinkan berbagai perusahaan untuk mengambil suatu pendekatan yang lebih lincah dan konsisten dalam mengelola lingkungan Red Hat dan infrastruktur hybrid.

Dengan otomatisasi sebagai kemampuan dasar, Red Hat Satellite 6.3 dan Red Hat CloudForms 4.6 dapat lebih membantu perusahaan-perusahaan dalam mempercepat penerapan dan pembaruan TI melalui penyempurnaan penyediaan sekaligus mempertahankan peningkatan stabilitas dan kinerja.

Joe Fitzgerald mencontohkan, Red Hat Satellite 6.3. Dengan integrasi Ansible yang lebih canggih, Red Hat Satellite dapat menyediakan sumber inventaris yang dinamis untuk menargetkan otomatisasi melalui Red Hat Ansible Tower dan sistem-sistem yang dihadirkan melalui Red Hat Satellite kini dapat mengajukan otomatisasi tambahan atau merefleksikan keadaan mereka saat ini kembali ke Red Hat Ansible Tower.

“Kemampuan ini dirancang untuk memberikan lebih banyak fleksibilitas bagi tim TI yang ingin mengatasi lingkungan yang kompleks dengan menggunakan kombinasi otomatisasi dan manajemen sistem tradisional,” ujarnya.

Red Hat Satellite 6.3 juga menghadirkan integrasi lebih lanjut dengan Red Hat Insights, platform analitik prediktif dari Red Hat. Integrasi yang disempurnakan memberikan widget baru untuk tindakan Insights dan ringkasan risiko Insights, yang memungkinkan perusahaan untuk lebih proaktif dalam mengidentifikasi ancaman terhadap kinerja dan stabilitas. Selain itu, integrasi tersebut mengembangkan planner playbook Insights untuk digunakan dengan Red Hat Ansible Engine atau Red Hat Ansible Tower, yang memungkinkan perusahaan untuk secara otomatis memulihkan temuan Insights.

Red Hat Satellite 6.3 kini juga menghadirkan fleksibilitas yang lebih besar untuk komputasi cloud hybrid dengan tambahan dukungan untuk Satellite dan Satellite Capsule Server yang dijalankan pada Amazon EC2. Seiring perusahaan-perusahaan enterprise memperluas beban kerja di seluruh cloud publik, kemampuan untuk menghadirkan keunggulan manajemen sistem kelas enterprise yang lebih konsisten dengan penerapan ini merupakan hal yang penting. Pelanggan Red Hat Satellite kini dapat mengelola infrastruktur Red Hat mereka pada Amazon EC2 dengan dukungan dari layanan pelanggan global Red Hat yang telah memenangkan penghargaan.

Sementara pada Red Hat CloudForms 4.6 dikembangkan berbasis fondasi yang berpusat pada otomatisasi untuk pengelolaan multi-cloud yang diperkenalkan pada  CloudForms 4.5, termasuk peningkatan dukungan untuk penyediaan infrastruktur otomatis dan penyesuaian Red Hat OpenShift Container Platform dan penerapan Red Hat Openstack Platform. CloudForms 4.6 dirancang untuk membuat lebih banyak kemampuan Ansible tersedia secara native dalam CloudForms, termasuk kemampuan CloudForms untuk menjalankan playbook dan visibilitas Ansible, serta terhubung ke sumber daya komputasi berbasis Ansible.

Red Hat CloudForms 4.6, ungkap Joe Fitzgerald, juga memperkenalkan Lenovo XClarity sebagai penyedia infrastruktur fisik pertama, yang memungkinkan CloudForms untuk tidak hanya mengelola cloud hybrid dan mengelola infrastruktur hybrid. Lenovo XClarity baru memungkinkan CloudForms untuk menemukan dan mengelola infrastruktur komputasi fisik sekaligus virtual dan multi-cloud melalui single pane of glass. Tampilan ini membantu memberikan pemahaman yang berharga bagi para administrator sistem untuk menentukan kapasitas on-premise dan menganalisis dampak modifikasi infrastruktur pada beban kerja dan pemeliharaan infrastruktur kontrol.

Untuk membantu para pelanggan dalam memaksimalkan investasi mereka dan memperoleh hasil maksimal dari manajemen sistem dan penerapan otomatisasi, Joe Fitzgerald menegaskan  Red Hat Consulting dapat memberikan berbagai layanan dan keahlian agar para pelanggan dapat lebih cepat dan efektif mengintegrasikan teknologi-teknologi baru dengan operasi yang ada. Mulai dari memberikan pelatihan hingga membantu memetakan lanskap teknologi, Red Hat Consulting membantu perusahaan-perusahaan enterprise dalam mengembangkan suatu pendekatan modern terhadap manajemen cloud hybrid.

“Red Hat Satellite 6.3 kini telah tersedia secara umum bagi semua pengguna Red Hat Satellite yang telah berlangganan secara resmi. Red Hat CloudForms 4.6 akan segera tersedia secara umum,” pungkas Joe Fitzgerald. kbc7

Bagikan artikel ini: