Cuti bersama Lebaran ditambah, ini kata pelaku usaha

Kamis, 19 April 2018 | 08:49 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kalangan pelaku usaha mendukung Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018. Hanya saja mereka meminta pemerintah segera menyosialisasikan keputusan khususnya terkait adanya penambahan cuti bersama Lebaran 2018.

Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, pada prinsipnya, pengusaha mendukung keputusan pemerintah terkait cuti bersama ini. Namun keputusan tersebut harus segera disosialisasikan, khususnya kepada pengusaha dan pelaku industri.

"Pada prinsipnya kita mendukung. Pengusaha kalau itu untuk kepentingan masyarakat pada prinsipnya tidak masalah?. Tetapi kalau bisa keputusan itu segara disosialisasikan," ujar dia di Jakarta, Rabu (18/4/2018).

Dia menjelaskan, dengan sosialisasi yang dilakukan sejak dini, maka pengusaha dan pelaku industri bisa melakukan antisipasi. Misalnya, industri bisa memproduksi barang lebih banyak untuk stok saat Lebaran.

"Sehingga dunia usaha bisa segera membuat suatu rancangan, apakah nanti ada penambahan jam kerja untuk mempersiapkan stok produk, terlebih yang di sektor industri. Mereka kan sudah memiliki target produk. Dengan adanya libur ini dunia uaha bisa mengantisipasi untuk menutupi libur tersebut," kata dia.

Sementara terkait dengan kegiatan ekonomi saat libur Lebaran, Sarman meyakini kegiatan tersebut bisa mendorong ekonomi Indonesia tumbuh lebih baik tahun ini.

Seperti diketahui, pemerintah menambah cuti bersama Idul Fitri dengan melalui perubahan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018. SKB itu memutuskan perubahan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri dari sebelumnya 4 hari, menjadi 7 hari.

Dikutip dari laman KemenPANRB, Rabu (18/4/2018), dalam SKB Tiga Menteri yang ditetapkan tanggal 22 September 2017 lalu, cuti bersama Idul Fitri ditetapkan pada tanggal 13, 14, 18, dan 19 Juni 2018.

Dalam SKB Tiga Menteri bernomor 223/2018, nomor 46/2018, dan nomor 13/2018, cuti bersama Idul Fitri 1439 Hijriah bertambah dua hari sebelum lebaran yaitu tanggal 11 dan 12 Juni, dan sehari sesudah lebaran yakni tanggal 20 Juni.

Cuti bersamanya menjadi tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19 dan 20 Juni 2018. Libur Idul Fitri sendiri jatuh pada tanggal 15-16 Juni 2018 di hari Jumat dan Sabtu.

“Tambahan cutinya tanggal 11, 12 dan 20 Juni,” ujar Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dalam penandatanganan SKB tiga Menteri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (18/4/2018).

Perubahan SKB itu ditandatangani oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. Acara tersebut turut dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. kbc10

Bagikan artikel ini: