Banyak peminat, Pindad pastikan awal 2019 siap produksi 100 tank

Kamis, 19 April 2018 | 10:48 WIB ET

BANDUNG, kabarbisnis.com: PT Pindad (Persero) memastikan siap memproduksi medium tank pada awal tahun 2019 mendatang.

Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose, di sela acara HUT Pindad ke-35 di kawasan PT Pindad, Bandung, Selasa (17/4/2018) mengatakan, kendati saat ini tipe tank tersebut masih dalam proses penyelesaian sertifikasi, tapi sejumlah negara di Timur Tengah berminat.

Namun, untuk kontrak pertama diperkirakan akan didapat dari Kemenhan dengan kebutuhan medium tank TNI sekitar 100 unit. Abraham optimistis, medium tank Pindad bisa mulai diproduksi awal 2019. Setelah itu, Pindad akan memasarkannya ke dalam negeri dan sejumlah negara di dunia.

Direktur Teknologi dan Pengembangan Pindad, Ade Bagdja mengakui, medium tank Pindad banyak diminati sejumlah negara. Tak hanya di kawasan ASEAN, tetapi juga beberapa negara di Timur Tengah.

“Sebelum barangnya di sertifikasi, sudah ada yang minat medium tank kami. Negaranya ada dari ASEAN dan non ASEAN. Mereka minat beli medium tank Pindad, setelah mereka melihat desain saat kami tunjukkan di HUT TNI tahun lalu. Saat itu, medium tank Pindad uji coba dan ikut parade di Cile gon. Performanya bagus,” kata dia.

Nanti setelah selesai produksi prototipe, Pindad akan memproduksi massal. Kemampuan produksi akan disesuaikan peningkatan pesanan. Rencananya Pindad akan ikut tenderten der internasional. Walaupun untuk proses tender, perlu proses dan sertifikasi khusus.

“Memang untuk medium tank banyak pesaing, seperti Korea Selatan, Eropa, dan Amerika, tapi tidak semua bisa ikut tender. Karena ada spesifikasi khusus yang harus dipenuhi. Kami kebetulan bisa me memenuhi spesifikasi yang diinginkan,” kata dia.

Informasi yang dihimpun, harga tank medium Pindad akan dijual di bawah harga tank Leopard. Namun, setara dengan harga buatan Korea Selatan.

Dengan harga tersebut diharapkan bisa menyaingi produk sejenis. Tank medium tersebut memiliki sejumlah kelebihan. Salah satunya cocok untuk infanteri dan kavaleri. Tank di lengkapi dengan laras kaliber 165 mm buatan PT Pindad. Total kandungan komponen lokal pada produk tersebut saat ini mencapai 40%.

Tank medium Pindad akan sesuai dengan kondisi medan Indonesia terutama di Pulau Jawa dan Sumatera. Tank medium seberat 37 ton akan lebih mudah dibawa melintasi jembatan Indonesia yang ratarata mampu menopang berat 40 ton. Bobot tank medium buatan Pindad memiliki kelebihan tersendiri bila dibandingkan dengan tank Leopard buatan Rusia yang cenderung besar. kbc10

Bagikan artikel ini: