Izin integrasi Pertagas turun, PGN pilih skema akuisisi ketimbang merger

Jum'at, 27 April 2018 | 08:46 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Jobi Triananda Hasjim menyatakan bahwa hingga saat ini skema pencaplokan PT Pertamina Gas (Pertagas) ke PGN masih dalam kajian.

Namun, dia mengaku lebih memilih untuk mengambil skema akuisisi ketimbang merger untuk mencaplok anak usaha PT Pertamina (Persero) tersebut. Dia beralasan, dari sisi waktu akuisisi lebih cepat ketimbang merger. Namun, hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil kajian baik dari konsultan maupun holding.

"Kita akan integrasikan, bentuknya akuisisi atau merger sedang dikaji. Dari sisi waktu, akuisisi lebih cepat. Sekarang masih dikaji baik dari konsultan, KJPP, atau holding mengenai nilai besarannya," katanya seusai RUPST di Hotel Four Seasons, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Terlepas dari hal itu, Jobi mengaku bahwa pihaknya telah memperoleh izin prinsip untuk mengintegrasikan Pertagas ke PGN. Dengan ini, pihaknya bisa melanjutkan proses integrasi tersebut.

"Hari ini mendapatkan izin prinsip untuk integarasi Pertagas ke PGN, sebagai tindaklanjut akta inbreng yang sudah ditandatangani April kemarin. Dengan ini, kami bisa lanjutkan proses integrasi Pertagas ke PGN," imbuh dia.

Mengenai nilai aset Pertagas yang akan diakuisisi PGN, tambahnya, saat ini juga masih dalam proses kajian. "Nilainya masih dalam proses pengkajian, kalau sudah ada nilainya kita akan sampaikan ke media. Sebelumnya kita akan meminta persetujuan RUPS kembali," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: